Pentingnya Asuransi di Event Lari

Pentingnya Asuransi di Event Lari

haluannews.id – Tren olahraga lari atau marathon kini tengah menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam mengikuti ajang lari ini membawa dampak positif bagi gaya hidup sehat, namun di sisi lain juga menyimpan risiko fisik yang tidak bisa disepelekan. Menanggapi fenomena ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan imbauan penting bagi para penyelenggara acara agar tidak melupakan aspek perlindungan bagi para pesertanya.

COLLABMEDIANET

OJK menekankan bahwa setiap penyelenggara event lari wajib mempertimbangkan penggunaan proteksi asuransi sebagai bagian dari manajemen risiko. Hal ini dilakukan mengingat aktivitas lari, terutama dalam skala marathon, melibatkan aktivitas fisik yang intens dan memiliki potensi risiko kecelakaan, cedera mendadak, hingga kondisi gawat darurat medis lainnya di lapangan.

Pentingnya Asuransi di Event Lari
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung keterlibatan industri asuransi dalam berbagai event olahraga. Menurutnya, kehadiran perusahaan asuransi dalam ajang lari tidak boleh hanya sekadar menjadi sponsor atau untuk kepentingan promosi merek semata. Lebih dari itu, event lari harus menjadi sarana edukasi yang nyata bagi masyarakat.

"Mengingat event lari melibatkan aktivitas fisik dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, cedera, maupun kondisi gawat darurat, OJK mendorong penyelenggara untuk memperhatikan aspek perlindungan peserta," ujar Ogi dalam keterangan tertulisnya.

OJK melihat adanya peluang besar bagi industri asuransi untuk meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia yang saat ini masih berada di angka 2,7% pada tahun 2025. Melalui event lari, masyarakat dapat diperkenalkan pada manfaat perlindungan secara lebih relevan dan membumi. Edukasi yang dilakukan di lapangan diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi asuransi secara langsung.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, industri asuransi disarankan untuk mengembangkan produk yang spesifik dan sesuai dengan karakteristik risiko olahraga. Beberapa produk yang dianggap relevan antara lain asuransi kecelakaan diri kolektif, asuransi penyelenggaraan acara, penggantian biaya medis, hingga tanggung gugat bagi penyelenggara. Selain itu, produk ritel yang sederhana dan terjangkau seperti asuransi kesehatan, perjalanan, dan jiwa juga sangat dibutuhkan oleh peserta.

OJK juga mengingatkan agar perusahaan asuransi tetap mengedepankan perlindungan konsumen. Hal ini mencakup transparansi informasi mengenai manfaat, batasan, serta pengecualian produk agar tidak menyesatkan peserta. Selain itu, kemudahan dalam proses klaim dan jaminan keamanan data pribadi peserta menjadi poin krusial yang harus diperhatikan oleh perusahaan asuransi maupun penyelenggara acara.

Dengan kolaborasi yang tepat antara penyelenggara event, perusahaan asuransi, dan regulator, diharapkan event lari tidak hanya menjadi ajang kompetisi fisik, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya memiliki perlindungan asuransi dalam kehidupan sehari-hari.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar