Mengejutkan Kemenkeu Kini Kendalikan Whoosh Penuh

Mengejutkan Kemenkeu Kini Kendalikan Whoosh Penuh

haluannews.id – Jakarta – Sebuah langkah besar diambil pemerintah terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa seluruh beban utang PT Kereta Cepat Indonesia China KCIC akan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Ini berarti Kementerian Keuangan akan mengambil alih kepemilikan saham konsorsium BUMN yang terlibat dalam proyek ambisius ini.

COLLABMEDIANET

Pengambilalihan ini secara spesifik menargetkan saham milik konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia PSBI di KCIC. Konsorsium tersebut sebelumnya beranggotakan entitas-entitas besar seperti PTPN III PT KAI dan WIKA Persero. Meski demikian Purbaya menegaskan bahwa struktur konsorsium BUMN tidak akan dibubarkan dan investor dari Tiongkok tetap akan mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham utama.

Mengejutkan Kemenkeu Kini Kendalikan Whoosh Penuh
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Setelah dialihkan ke Kementerian Keuangan pengelolaan KCIC akan dipercayakan kepada sebuah Special Mission Vehicle SMV. Purbaya menjelaskan bahwa ini bukan berarti beban langsung ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN melainkan melalui entitas fiskal khusus yang dimiliki Kemenkeu. Ia mencontohkan lembaga seperti PT Sarana Multi Infrastruktur SMI sebagai salah satu opsi yang mungkin.

Komposisi kepemilikan saham KCIC sendiri dipastikan tidak berubah yaitu sekitar 60 persen dipegang oleh konsorsium Indonesia dan 40 persen sisanya oleh konsorsium Tiongkok. Purbaya menambahkan bahwa pihak Tiongkok menunjukkan komitmen kuat untuk melanjutkan proyek strategis ini.

Seluruh proses restrukturisasi utang KCIC ini ditargetkan rampung pada September 2026. Sebuah tenggat waktu yang menandai babak baru dalam pengelolaan proyek kereta cepat kebanggaan Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar