Haluannews Ekonomi – Selama berdekade, emas selalu dipandang sebagai aset lindung nilai utama, pilihan favorit investor kala gejolak global melanda. Ketika bayang-bayang perang dan ketidakpastian ekonomi meningkat, logam mulia ini lazimnya menjadi benteng pertahanan. Namun, dalam eskalasi konflik yang melibatkan Iran belakangan ini, pola historis tersebut justru tidak terulang. Alih-alih menguat, harga emas justru mengalami tekanan signifikan dalam beberapa hari terakhir, berbanding terbalik dengan aset lain seperti minyak mentah dan dolar Amerika Serikat yang justru menunjukkan penguatan. Kondisi anomali ini menyiratkan pergeseran fundamental di pasar, membuat banyak investor yang berpegang pada ekspektasi lama kini merasa terjebak dan kebingungan.

Related Post
Fenomena ini memicu pertanyaan krusial di kalangan pelaku pasar: apakah peran emas sebagai aset aman kini telah bergeser? Perubahan dinamika ini menuntut investor untuk mengevaluasi ulang strategi mereka, mengingat pola historis yang selama ini menjadi pegangan tampaknya tidak lagi sepenuhnya relevan. Untuk memahami lebih dalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi di pasar emas dan implikasi bagi strategi investasi, simak analisis komprehensif bersama Jurnalis Haluannews.id, Serliana Salsabila, dalam program Profit di Haluannews.id pada Rabu, 25 Maret 2026.

Editor: Rohman










Tinggalkan komentar