Haluannews Ekonomi – Saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengalami lonjakan harga yang signifikan belakangan ini. Manajemen perusahaan angkat bicara, menjelaskan bahwa pergerakan positif ini terjadi di tengah serangkaian agenda penting yang melibatkan perusahaan dengan lembaga pemerintahan.

Related Post
Keterbukaan informasi yang disampaikan KRAS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa perseroan telah mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI pada 29 September 2025. Rapat yang juga dihadiri oleh Direktorat Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian ini membahas isu krusial terkait industri baja nasional, termasuk masalah impor baja dari China dan urgensi perlindungan terhadap produk baja dalam negeri.

"Respon dari anggota Komisi VII DPR RI cukup positif, bahkan muncul usulan pembentukan Panitia Khusus (PANSUS) untuk mengatasi tantangan yang dihadapi Krakatau Steel dan industri baja domestik," demikian pernyataan resmi perusahaan.
Selain itu, KRAS juga telah menggelar RDP dengan Komisi VI DPR RI pada 30 September 2025. Komisi VI menyambut baik paparan mengenai tantangan dan peluang yang ada di industri baja nasional. Manajemen KRAS berharap, Komisi VI DPR RI dapat merumuskan kebijakan yang mendukung kebangkitan Krakatau Steel sebagai pilar utama industri nasional. Dukungan regulasi yang tepat diharapkan dapat memperkuat daya saing industri baja dalam negeri.
Perusahaan juga menyoroti pemberitaan mengenai upaya penyelamatan Krakatau Steel oleh Danantara Indonesia. Meskipun demikian, manajemen KRAS menegaskan bahwa mereka tidak memiliki informasi terkait fakta material atau aktivitas pemegang saham tertentu yang dapat memengaruhi harga saham. Public expose tahunan perusahaan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Sebagai informasi tambahan, pada perdagangan hari ini, saham KRAS telah naik 4.42% ke level Rp378 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham KRAS telah melonjak 28.57%, dan secara year-to-date (ytd) telah meningkat sebesar 256.60%.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar