Jasa Marga Ungkap Kunci Kelancaran Mudik Lebaran: Waspada Puncak H-3!

Jasa Marga Ungkap Kunci Kelancaran Mudik Lebaran: Waspada Puncak H-3!

Haluannews Ekonomi – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melaporkan kondisi arus lalu lintas pada H-4 Lebaran masih relatif terkendali, memberikan sinyal positif bagi kelancaran mobilitas masyarakat. Data terkini yang dihimpun Haluannews.id menunjukkan, volume kendaraan yang telah bergerak keluar dari kota asal baru mencapai sekitar 28% dari proyeksi total 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan melintasi jalan tol selama periode puncak arus mudik.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan bahwa pola distribusi kendaraan pada periode Lebaran tahun ini menunjukkan pergeseran signifikan, dimulai lebih awal berkat implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA). "Alhamdulillah, dengan adanya WFA, distribusi arus lalu lintas menjadi lebih merata dan memanjang sejak awal. Situasi ini sangat positif, belum memerlukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow atau one way. Kami optimistis kondisi ini masih dalam kendali," ungkap Rivan usai acara Pelepasan Mudik Gratis BUMN 2026 di Gelora Bung Karno, Selasa (17/3/2026).

Jasa Marga Ungkap Kunci Kelancaran Mudik Lebaran: Waspada Puncak H-3!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meski demikian, Jasa Marga tidak lengah. Perusahaan pengelola jalan tol pelat merah ini memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, atau H-3 Lebaran. Rivan meyakini akan terjadi lonjakan volume kendaraan pemudik yang signifikan pada esok hari. Menghadapi potensi peningkatan kepadatan tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

Salah satu skema yang disiapkan adalah penerapan one way secara bertahap pada ruas-ruas tertentu, disesuaikan dengan dinamika dan kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. "Rekayasa lalu lintas, termasuk skema one way, akan kami persiapkan jika memang dibutuhkan. Penting dicatat, one way yang akan diterapkan bersifat sepenggal atau parsial, tidak menyeluruh," jelas Rivan, menegaskan fleksibilitas dalam penanganan arus mudik.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar