Haluannews Ekonomi – Investor kakap asal Singapura, CGS International Securities Singapore Pte. Ltd., kembali menunjukkan minat agresifnya terhadap pasar modal Indonesia, khususnya di sektor transportasi. Kali ini, emiten PT Pura Rajawali Kencana Tbk. (PURA) menjadi target aksi borong saham yang signifikan. Serangkaian transaksi pembelian saham PURA tercatat berlangsung pada tanggal 25 Mei 2026, memicu spekulasi mengenai potensi sektor ini.

Related Post
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dihimpun Haluannews.id, CGS International Securities Singapore melakukan beberapa kali pembelian saham PURA. Aksi pertama melibatkan akuisisi 4 juta lembar saham dengan harga Rp40 per saham, senilai Rp160 juta. Tak berhenti di situ, investor tersebut kemudian menambah kepemilikannya dengan membeli 20 juta saham pada harga Rp44 per saham, setara Rp880 juta. Rangkaian transaksi ditutup dengan pembelian 3,9 juta saham lagi dengan harga Rp43 per saham, menambah nilai transaksi sebesar Rp167,70 juta.

Secara kumulatif, total nilai investasi CGS dalam serangkaian pembelian ini mencapai Rp1,20 miliar. Dengan serangkaian akuisisi ini, kepemilikan CGS International di PT Pura Rajawali Kencana Tbk. melonjak signifikan. Jumlah saham yang dikuasai CGS kini mencapai 386,70 juta lembar, meningkat dari posisi sebelumnya 358,80 juta lembar. Secara proporsional, persentase kepemilikan CGS di PURA kini mencapai 6,14%, naik dari angka 5,69% sebelumnya.
Meski demikian, CGS menegaskan bahwa status kepemilikannya bersifat tidak langsung dan bukan sebagai pengendali perusahaan. Dalam laporan keterbukaan informasi, tujuan transaksi ini secara eksplisit disebutkan sebagai "BUY TRADE EXCHANGE", mengindikasikan strategi perdagangan aktif untuk akumulasi saham.
Aksi korporasi ini menyoroti daya tarik emiten transportasi di mata investor asing, terutama dengan potensi pertumbuhan ekonomi dan mobilitas pasca-pandemi. Pergerakan CGS International dapat menjadi indikator awal bagi investor lain untuk mencermati lebih dalam prospek saham-saham di sektor serupa.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar