Investor Reksadana Membludak, Sinyal Emas Bagi Industri?

Investor Reksadana Membludak, Sinyal Emas Bagi Industri?

Haluannews Ekonomi – Lonjakan investor baru di pasar modal Indonesia menjadi angin segar bagi industri reksa dana. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan adanya penambahan 643 ribu investor baru pada September 2025, mendorong total investor pasar modal mencapai 18,66 juta.

COLLABMEDIANET

Direktur PT Insight Investments Management (PT IIM), Ria M. Warganda, melihat pertumbuhan ini sebagai momentum emas untuk meningkatkan Dana Kelolaan (AUM) reksa dana, terutama di segmen pendapatan tetap yang menawarkan stabilitas bagi investor pemula.

Investor Reksadana Membludak, Sinyal Emas Bagi Industri?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

AUM industri reksa dana mencapai Rp 581,19 triliun per September 2025, dengan reksa dana pendapatan tetap mencatat pertumbuhan tertinggi sejak awal tahun, yakni 36,78%. Kenaikan ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap reksa dana pendapatan tetap di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi 4,75% pada September 2025, yang berdampak positif bagi pasar obligasi dan memperkuat prospek kinerja instrumen pendapatan tetap. Kondisi ini menjadikan reksa dana pendapatan tetap semakin menarik bagi investor.

PT IIM mencatat pertumbuhan dana kelolaan produk reksa dana pendapatan tetap di atas 13% dalam setahun terakhir, seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor. Salah satu produk unggulan, Reksa Dana Fixed Income Insight TRIM Golf Pro Acceleration Fund (I-GOLF), mencatat imbal hasil 6 bulan sebesar 7,94%, melampaui benchmark.

Ria menekankan pentingnya literasi dan edukasi investasi untuk memastikan pertumbuhan investor baru diimbangi dengan pemahaman yang memadai. PT IIM terus memperkuat inisiatif literasi pasar modal melalui berbagai kanal digital dan program edukasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar