Investor Asing Borong Triliunan Jelang Akhir Tahun: Saham Ini Jadi Rebutan!

Investor Asing Borong Triliunan Jelang Akhir Tahun: Saham Ini Jadi Rebutan!

Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan geliat menarik jelang penutupan tahun. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) fantastis sebesar Rp 2,5 triliun sepanjang sesi I perdagangan hari ini. Kendati demikian, mayoritas transaksi tersebut disinyalir berlangsung di pasar negosiasi, mengindikasikan adanya pergerakan strategis di luar pasar reguler. Data Haluannews.id mencatat, nilai pembelian asing mencapai Rp 4,7 triliun, secara signifikan melampaui total penjualan yang hanya tercatat Rp 2,2 triliun.

COLLABMEDIANET

Sektor pertambangan dan komoditas menjadi magnet utama bagi para investor global. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memuncaki daftar saham yang paling banyak diborong, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 133 miliar. Ketertarikan investor asing juga meluas ke PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang diakuisisi senilai Rp 37,5 miliar, didukung oleh sentimen positif di sektor nikel. Tak ketinggalan, PT Timah Tbk (TINS) turut membukukan nilai pembelian bersih dari investor asing sekitar Rp 31,7 miliar, mengukuhkan dominasi sektor ini dalam portofolio asing.

Investor Asing Borong Triliunan Jelang Akhir Tahun: Saham Ini Jadi Rebutan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di luar sektor komoditas, saham-saham konglomerasi dan perbankan juga tak luput dari incaran. PT Astra International Tbk (ASII) mencatat pembelian asing sekitar Rp 52,6 miliar, menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental perusahaan multisektor ini. Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut mencatatkan aksi beli bersih dari investor asing dengan nilai sekitar Rp 17,7 miliar, menandakan diversifikasi investasi di sektor finansial.

Namun, di tengah euforia pembelian, investor asing juga melakukan strategi divestasi pada sejumlah saham, khususnya di sektor perbankan dan energi. PT Dewa United Tractors Tbk (DEWA) menjadi emiten yang paling banyak dilepas, dengan nilai penjualan asing terbesar mencapai sekitar Rp 73 miliar. Disusul oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang mengalami aksi jual signifikan dari investor asing senilai sekitar Rp 58,9 miliar. Saham bank-bank besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga terkena gelombang aksi jual investor asing, masing-masing mencatatkan pelepasan senilai sekitar Rp 50,7 miliar dan Rp 50 miliar. Dinamika ini menunjukkan adanya penyesuaian portofolio investor asing menjelang akhir tahun, dengan sebagian melakukan aksi ambil untung dan sebagian lainnya memperkuat posisi di saham-saham pilihan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar