IHSG Terperosok Tajam Simak Strategi Saham

IHSG Terperosok Tajam Simak Strategi Saham

haluannews.id – Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan hebat pada perdagangan Senin (28/9). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot tajam sebesar 1,51 persen ke level 6.147,86. Penurunan ini dipicu oleh arus keluar modal asing yang masif serta sentimen negatif dari bursa global, terutama Amerika Serikat.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang cukup signifikan. Di pasar reguler, dana keluar mencapai Rp259,83 miliar, sementara jika diakumulasikan di seluruh pasar, angka tersebut melonjak hingga Rp1,13 triliun. Kondisi ini membuat mayoritas sektor di bursa domestik terjebak di zona merah. Sektor teknologi menjadi yang paling terdampak dengan koreksi terdalam mencapai 4,46 persen. Sebaliknya, sektor transportasi justru menjadi satu-satunya yang mampu bertahan dengan penguatan tipis sebesar 0,47 persen.

IHSG Terperosok Tajam Simak Strategi Saham
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Salah satu faktor utama yang menekan indeks adalah jatuhnya saham teknologi raksasa, GOTO, yang mengalami auto rejection bawah (ARB) dengan penurunan hingga 14,00 persen. Saham GOTO memberikan kontribusi negatif sebesar 12,84 poin terhadap IHSG. Selain itu, saham AMMN dan BRMS juga ikut terseret dalam arus pelemahan masing-masing sebesar 4,03 persen dan 6,06 persen.

Meski pasar secara umum lesu, terdapat beberapa saham yang justru menunjukkan performa positif. Saham AADI berhasil mencatatkan kenaikan 3,33 persen, disusul oleh IMPC yang naik 2,83 persen, serta AMRT yang menguat 1,92 persen.

Di tengah badai koreksi, terdapat kabar positif dari emiten pertambangan. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melaporkan pembalikan kinerja yang luar biasa pada semester I 2026. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar USD101,56 juta, berbanding terbalik dengan kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang mencapai 64,10 persen berkat penguatan bisnis nikel dan emas.

Senada dengan MDKA, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga memperkuat fondasi bisnisnya. ANTM telah mengamankan pasokan emas sebanyak 9 ton dari PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung kebutuhan bahan baku. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat dominasi ANTM di pasar emas, mengingat kontribusi sektor ini mencapai 80 persen dari total penjualan bersih perseroan.

Sementara itu, kabar manis datang bagi pemegang saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Perusahaan alat berat ini mengumumkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp430 per saham. Dengan total nilai maksimal mencapai Rp1,48 triliun, kebijakan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor di tengah fluktuasi pasar.

Disclaimer: Analisis dan informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau perintah untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar