IHSG Tembus 7.100! Saham Apa yang Bikin Naik?

IHSG Tembus 7.100! Saham Apa yang Bikin Naik?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,56% pada penutupan sesi I Jumat (10/1/2025), mencapai level psikologis 7.100 setelah empat hari bertengger di angka 7.000-an. Hal ini didorong oleh kembali masuknya dana asing ke pasar saham Indonesia. Nilai transaksi hingga pukul 11:30 WIB mencapai Rp 3,6 triliun dengan volume 8,5 miliar lembar saham dan 514.882 kali transaksi. Dari 784 saham yang diperdagangkan, 273 saham menguat, 242 melemah, dan sisanya stagnan.

COLLABMEDIANET

Sektor bahan baku dan energi menjadi penopang utama IHSG, masing-masing naik 2,02% dan 1,48%. PT Telkom Indonesia (TLKM) menjadi kontributor terbesar dengan kenaikan 5,8 indeks poin. Dua emiten milik Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), juga berkontribusi signifikan, masing-masing sebesar 5,8 dan 5,6 indeks poin.

IHSG Tembus 7.100! Saham Apa yang Bikin Naik?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kembalinya investor asing ditandai dengan net buy sebesar Rp 38,84 miliar kemarin. Kabar positif lainnya datang dari kerja sama pemerintah Indonesia dengan Qilaa International Group asal Qatar untuk membangun satu juta rumah terjangkau. Kerja sama ini merupakan bagian dari program pembangunan tiga juta rumah per tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan lahan disediakan pemerintah dan Qilaa sebagai kontraktor dan pembiaya. Sebelumnya, UEA juga telah berkomitmen untuk proyek serupa. Investasi asing ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA).

Meski demikian, pasar tetap mewaspadai sentimen eksternal, terutama dari AS dan China. Pekan ini, sejumlah data ekonomi AS dirilis, termasuk Non-Farm Payroll (NFP) yang sangat berpengaruh terhadap kebijakan moneter The Fed dan volatilitas pasar. Ekspektasi pasar untuk NFP Desember 2024 adalah 160.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran tetap di 4,2%.

Sanggahan: Artikel ini merupakan opini Haluannews.id. Analisis ini bukan ajakan untuk membeli, menjual, atau menahan investasi tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar