Haluannews Ekonomi – Lesunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga pertengahan Januari 2025 membuat pelaku pasar was-was. Apa yang sebenarnya menjadi perhatian utama mereka? Menurut analis Haluannews.id Research, Chandra Dwi Pranata, investor masih bersikap wait and see karena minimnya sentimen positif domestik yang mampu mendorong pasar keuangan. Di sisi global, fokus tertuju pada data ketenagakerjaan AS yang akan mempengaruhi kebijakan The Fed, bank sentral Amerika Serikat. Ketidakpastian ini tentu berdampak pada pergerakan IHSG dan nilai tukar Rupiah. Saksikan wawancara selengkapnya antara Syarifah Rahma dan Bramudya Prabowo dengan Chandra Dwi Pranata dalam program Squawk Box Haluannews.id, Senin (13/01/2025), untuk analisis lebih mendalam terkait potensi ancaman dan peluang di pasar keuangan. Apakah IHSG dan Rupiah aman, atau justru terancam? Saksikan dan temukan jawabannya!

Related Post





Tinggalkan komentar