IHSG Melesat Tajam! Saham Ini Jadi Primadona, Siap Panen Cuan?

IHSG Melesat Tajam! Saham Ini Jadi Primadona, Siap Panen Cuan?

Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif pada perdagangan Jumat (12/12), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,46% ke level 8.660,50. Penguatan ini menandai keberhasilan IHSG menguji dan bertahan di atas level psikologis 8.600, didorong oleh aktivitas beli investor asing yang signifikan dan kinerja gemilang beberapa saham unggulan.

COLLABMEDIANET

Pergerakan positif IHSG tak lepas dari kontribusi saham-saham seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melesat 24,87%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kenaikan 5,91%, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 2,33%. Ketiga emiten ini menjadi motor penggerak utama indeks. Di sisi lain, beberapa saham besar justru menjadi penahan laju, seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang terkoreksi 3,06%, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,63%, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melemah 2,94%.

IHSG Melesat Tajam! Saham Ini Jadi Primadona, Siap Panen Cuan?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Aktivitas investor asing terpantau sangat positif, mencatatkan net buy sebesar Rp 569,66 miliar di pasar reguler dan total net buy Rp 283,92 miliar di seluruh pasar. Ini mengindikasikan kepercayaan investor global terhadap prospek pasar domestik.

Secara sektoral, lima dari sebelas sektor berhasil ditutup di zona hijau. Sektor material dasar memimpin penguatan dengan lonjakan 5,52%, menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat di segmen ini. Sebaliknya, sektor teknologi menjadi yang paling tertekan, mencatat pelemahan 2,20%.

Di tengah dinamika pasar, sejumlah aksi korporasi strategis turut mewarnai sentimen investor. PT ABM Investama Tbk (ABMM), melalui anak usahanya Cipta Kridatama, berhasil menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 4,20 triliun dengan beberapa bank nasional pada 12 Desember. Fasilitas ini, yang dilengkapi opsi akordeon hingga Rp 1,00 triliun dalam jangka waktu maksimal dua tahun, setara dengan 36,03% dari ekuitas perseroan per kuartal ketiga tahun ini (9M23), menunjukkan ekspansi bisnis yang agresif.

Tak kalah menarik, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp 250 miliar. Aksi korporasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 16 Desember hingga 15 Maret tahun depan, dan akan dibiayai sepenuhnya menggunakan dana internal perseroan yang per 9M23 tercatat sebesar Rp 4,04 triliun. Pelaksanaan buyback ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia, sesuai dengan ketentuan POJK No. 13/2023 dan POJK No. 29/2023, memberikan sinyal positif kepada pemegang saham.

Melihat pergerakan pasar yang dinamis, Mega Capital Sekuritas melalui analisisnya mengindikasikan adanya peluang di tengah volatilitas. Meskipun tidak memberikan rekomendasi saham spesifik dalam laporan ini, para analis umumnya menyarankan investor untuk mencermati saham-saham dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang jelas, terutama di sektor-sektor yang menunjukkan performa positif.

Sebagai catatan penting, segala analisis dan rekomendasi yang disajikan dalam artikel Haluannews.id ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor, disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pribadi. Berinvestasilah dengan bijak.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar