IHSG Melesat Dekati Puncak Baru! Nasib Rupiah di Tangan BI?

IHSG Melesat Dekati Puncak Baru! Nasib Rupiah di Tangan BI?

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan pagi ini, Selasa (16/12/2025), dengan performa yang menggembirakan. IHSG melesat 47,04 poin atau setara 0,54%, bertengger di level 8.696,70. Data dari Haluannews.id menunjukkan, optimisme pasar tercermin dari dominasi saham yang menguat, yakni 279 saham, berbanding 235 saham yang melemah, sementara 444 saham stagnan. Aktivitas transaksi mencapai Rp 1,84 triliun, melibatkan 3,32 miliar saham dalam 226.000 kali transaksi.

COLLABMEDIANET

Pelaku pasar, di sisi lain, tampak menahan diri dalam mode "wait and see" menanti pengumuman kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan besok, Rabu (17/12/2025). Keputusan ini menjadi sangat krusial mengingat ini adalah pengumuman suku bunga terakhir BI untuk tahun ini. Selain itu, rilis data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) juga diprediksi akan turut menjadi katalis pergerakan pasar sepanjang hari ini.

IHSG Melesat Dekati Puncak Baru! Nasib Rupiah di Tangan BI?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kondisi eksternal yang kurang kondusif, terutama akibat data ekonomi dari Tiongkok yang menunjukkan perlambatan, menjadi latar belakang yang menantang bagi Bank Indonesia saat memulai Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini. Gubernur BI dan timnya kini berada di persimpangan dilema kebijakan moneter yang pelik. Di satu sisi, tekanan perlambatan ekonomi dari mitra dagang utama menuntut adanya ruang pelonggaran moneter guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik agar tidak terseret arus resesi global. Namun, di sisi lain, BI wajib menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah volatilitas arus modal global.

Konsensus pasar mayoritas memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuannya (hold) pada pertemuan bulan ini. Kendati demikian, para investor akan mencermati dengan saksama setiap sinyal "pivot" atau indikasi pemangkasan suku bunga di tahun depan dalam pernyataan resmi BI. Sinyal tersebut sangat dinantikan sebagai langkah antisipatif untuk mengamankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah proyeksi ketidakpastian global.

Sementara itu, sentimen positif di pasar juga didukung oleh performa sektor perbankan pada perdagangan kemarin. Saham-saham perbankan, terutama bank-bank berkapitalisasi besar, kompak menguat signifikan. Penguatan ini tidak lepas dari derasnya aliran modal asing yang masuk ke saham-saham perbankan jumbo, mengindikasikan kepercayaan investor terhadap fundamental sektor keuangan domestik.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar