IHSG Ambruk! AMMN, BBCA, & TPIA Jadi Biang Kerok

IHSG Ambruk! AMMN, BBCA, & TPIA Jadi Biang Kerok

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tergelincir ke zona merah, melanjutkan tren negatif setelah sempat mengalami rebound signifikan pada perdagangan Rabu (12/2/2025). Penutupan perdagangan hari ini menunjukkan IHSG melemah 0,48% ke level 6.613,57. Koreksi bahkan sempat lebih dalam di perdagangan intraday, menyentuh titik terendah hingga lebih dari 1% di angka 6.565,78.

COLLABMEDIANET

Nilai transaksi mencapai Rp 11,01 triliun dengan volume 14,27 miliar lembar saham diperdagangkan sebanyak 1,02 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 307 saham menguat, 251 saham melemah, dan 232 saham stagnan. Sektor transportasi mencatatkan koreksi terbesar, mencapai 0,64%.

IHSG Ambruk! AMMN, BBCA, & TPIA Jadi Biang Kerok
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham-saham blue chip menjadi beban utama pelemahan IHSG. Amman Mineral Internasional (AMMN) memimpin penurunan dengan koreksi 5,92%, berkontribusi sebesar 13,61 indeks poin terhadap pelemahan IHSG. Bank Central Asia (BBCA) menyusul dengan penurunan 1,64%, memberikan kontribusi 9,76 indeks poin. Chandra Asri Pacific (TPIA) melengkapi tiga besar saham yang menekan IHSG, mengalami penurunan 4,39% dan berkontribusi 7,43 poin indeks.

Pelemahan IHSG juga dipengaruhi aksi jual bersih asing yang mencapai Rp208,21 miliar di seluruh pasar dan Rp231,14 miliar di pasar reguler. Meskipun terdapat pembelian bersih Rp22,93 miliar di pasar negosiasi dan tunai, tekanan jual asing tetap menjadi faktor signifikan.

Sentimen positif domestik dan global turut mewarnai perdagangan hari ini. Namun, lonjakan inflasi AS yang mengejutkan menjadi faktor pembebani. Inflasi AS melonjak 0,5% secara bulanan (mtm) – tertinggi sejak Agustus 2023 – dan 3,0% secara tahunan (yoy) pada Januari 2025. Kenaikan ini dipicu oleh harga energi dan pangan, terutama telur yang melonjak drastis akibat wabah flu burung. Lonjakan inflasi ini mengurangi ekspektasi pelonggaran suku bunga The Fed.

Berbeda dengan IHSG, mayoritas bursa Asia-Pasifik dibuka menguat. Nikkei memimpin penguatan dengan 1,19%, diikuti Hang Seng (0,46%), Kospi (0,71%), dan ASX 200 (0,34%). Namun, FTSE Straits Times dan FTSE Malay justru melemah tipis.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar