Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin, Kamis (13/02), ditutup melemah 0,48% dan parkir di angka 6.613,57. Kejatuhan ini memicu pertanyaan: apa penyebabnya? Menurut Susi Setiawati, analis ekuitas Haluannews.id, ketiadaan sentimen positif domestik membuat pasar lebih sensitif terhadap gejolak global.

Related Post
Salah satu faktor eksternal yang dominan adalah rilis data inflasi Amerika Serikat. Susi menjelaskan bahwa data inflasi AS yang dirilis memberikan sinyal kuat akan peningkatan inflasi, diperburuk oleh kebijakan tarif era Trump. Kondisi ini, menurutnya, akan membuat inflasi AS melampaui target The Fed.

Penjelasan lengkap mengenai analisis Susi Setiawati terkait penurunan IHSG ini dapat disimak dalam program Closing Bell Haluannews.id, Kamis (13/02/2025), yang menampilkan dialog Safrina Nasution bersama sang analis. Wawancara tersebut mengupas tuntas penyebab di balik koreksi tajam IHSG dan dampaknya terhadap pasar saham Indonesia.











Tinggalkan komentar