Harta Bos Nvidia Lenyap Rp340 T! Apa Penyebabnya?

Harta Bos Nvidia Lenyap Rp340 T! Apa Penyebabnya?

Haluannews Ekonomi – Nilai kapitalisasi pasar Nvidia ambles hampir US$ 600 miliar dalam sehari, Senin (27/1/2025). Ini merupakan penurunan terbesar yang pernah dialami perusahaan dalam sejarah Amerika Serikat. Saham Nvidia terjun bebas 17%, ditutup di angka $118,58. Hari itu menjadi hari terburuk Nvidia sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020.

COLLABMEDIANET

Kejatuhan ini berdampak signifikan pada indeks Nasdaq, yang merosot 3,1%. Penyebabnya? Munculnya pesaing dari China, DeepSeek, yang meluncurkan asisten AI gratis dan menggunakan chip yang jauh lebih murah. Keberhasilan DeepSeek menggeser ChatGPT dari puncak aplikasi gratis terpopuler di App Store AS memicu kekhawatiran investor.

Harta Bos Nvidia Lenyap Rp340 T! Apa Penyebabnya?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments, menilai investor mempertanyakan potensi DeepSeek untuk mengganggu industri. "Jika ini benar-benar terjadi, maka semua saham AI dan pasar secara keseluruhan akan mengalami revaluasi," ujarnya. DeepSeek sendiri mengklaim hanya butuh dua bulan dan kurang dari US$ 6 juta untuk membangun model bahasa besarnya, memanfaatkan chip Nvidia berkapasitas rendah.

Analis Cantor, dalam laporannya, menyatakan peluncuran DeepSeek memicu kekhawatiran soal permintaan komputasi dan belanja GPU. Namun, analis lain berpendapat kemajuan AI justru akan meningkatkan kebutuhan komputasi. Mereka merekomendasikan pembelian saham Nvidia.

Meski demikian, setelah lonjakan fantastis 239% pada 2023 dan 171% pada 2024, pasar tampaknya melakukan aksi ambil untung (profit taking). Bukan hanya Nvidia, Broadcom juga anjlok 17%, kehilangan US$ 200 miliar kapitalisasi pasar. Perusahaan lain yang bergantung pada GPU Nvidia, seperti Dell, Hewlett Packard Enterprise, dan Super Micro Computer, juga mengalami penurunan signifikan. Oracle pun ikut terdampak, turun 14%.

Kerugian Nvidia kali ini lebih dari dua kali lipat penurunan September 2024 (US$ 279 miliar). Kekayaan bersih CEO Jensen Huang pun terpangkas sekitar US$ 21 miliar atau Rp 340,2 triliun, membuatnya turun ke peringkat 17 orang terkaya dunia versi Forbes.

Optimisme terhadap DeepSeek, yang mampu melewati ChatGPT, muncul di tengah pembatasan ekspor chip AS ke China. David Sacks, seorang kapitalis ventura, menilai DeepSeek menunjukkan persaingan AI yang ketat. Nvidia, kini perusahaan publik ketiga terbesar setelah Apple dan Microsoft, harus menghadapi tantangan baru ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar