Harga Minyak Tetap Miring! Apa yang Bikin Investor Panik?

Harga Minyak Tetap Miring! Apa yang Bikin Investor Panik?

Haluannews Ekonomi – Pasar minyak dunia sedikit bergoyang, harga minyak mentah cenderung stabil meski sedikit melemah pada perdagangan Rabu (29/1/2025) pukul 09:56 WIB. Brent terpantau turun 0,07% ke US$77,43 per barel, sementara WTI naik tipis 0,01% ke US$73,76 per barel. Ketidakpastian kebijakan AS menjadi biang keladinya.

COLLABMEDIANET

Ancaman tarif impor dari Kanada dan Meksiko yang digaungkan Presiden AS Donald Trump membuat investor was-was. Meskipun Trump menunda penerapan tarif 25% yang dijanjikan sebelumnya, potensi penerapan tarif pada 1 Februari mendatang tetap menjadi bayang-bayang. Hal ini membuat pasar mencermati dampaknya terhadap impor minyak AS dari kedua negara tersebut. Kanada, penyuplai utama minyak AS, memasok 3,9 juta barel per hari pada 2023, sementara Meksiko menyumbang 733.000 barel per hari.

Harga Minyak Tetap Miring! Apa yang Bikin Investor Panik?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Yuki Takashima, ekonom Nomura Securities, menilai investor tengah mengkaji dampak kebijakan tarif tersebut. Ia memprediksi, jika tarif diberlakukan, pasar energi AS akan terganggu secara langsung dan berpotensi mengalami penurunan permintaan di kemudian hari akibat harga energi yang lebih tinggi. Kejutan dari startup AI China, DeepSeek, yang memicu kekhawatiran penurunan permintaan energi untuk pusat data, juga turut menambah kekisruhan.

Data mingguan AS yang menunjukkan kenaikan stok minyak mentah dan bensin pekan lalu, sementara stok distilat turun, nyatanya tak banyak memengaruhi pergerakan harga. Haluannews.id mengutip data dari American Petroleum Institute (API) yang kemudian akan diverifikasi oleh Administrasi Informasi Energi (EIA) AS pada pukul 15:30 GMT.

Di Timur Tengah, situasi sedikit lebih tenang. Kekhawatiran gangguan pasokan dari Libya mereda setelah National Oil Corp memastikan aktivitas ekspor berjalan normal. Sementara itu, Menteri Energi Arab Saudi dan beberapa rekan OPEC+ telah melakukan pembicaraan menyusul seruan Trump untuk menurunkan harga minyak, menjelang pertemuan OPEC+ pekan depan. Situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya faktor yang mempengaruhi harga minyak saat ini, dan investor masih harus mencermati perkembangannya dengan saksama.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar