Glodok Plaza Terbakar! Bosnya Akhirnya Buka Suara!

Glodok Plaza Terbakar! Bosnya Akhirnya Buka Suara!

Haluannews Ekonomi – Kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza, Jakarta Barat pada Rabu (15/1) malam membuat gempar. PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), pemilik gedung melalui anak perusahaannya, PT TCP Internusa, akhirnya angkat bicara terkait insiden tersebut. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Jumat (17/1), SSIA menjelaskan bahwa api diduga berasal dari lantai 8 Glodok Plaza.

COLLABMEDIANET

"Sejak awal kejadian, kami bekerja sama dengan pemadam kebakaran dan otoritas terkait untuk penanganan cepat dan maksimal," ungkap manajemen SSIA, seperti dikutip Sabtu (18/1). Kebakaran mengakibatkan kerusakan fisik bangunan dan menghentikan sementara operasional hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Besarnya kerugian masih dalam tahap penghitungan. "Perseroan belum dapat melakukan perhitungan kerugian akibat kebakaran ini," tulis manajemen dalam keterangan resminya.

Glodok Plaza Terbakar! Bosnya Akhirnya Buka Suara!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Walau demikian, SSIA memastikan peristiwa ini tak akan mengganggu kelangsungan bisnis perusahaan. "Kejadian tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kelangsungan usaha perseroan," tegasnya. PT TCP Internusa, pemilik Glodok Plaza, akan mengajukan klaim asuransi karena aset yang terdampak telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran.

Struktur kepemilikan SSIA sendiri terdiri dari PT Persada Capital (7,85%), PT Arman Investment (8,52%), Intrepid Investment (8,2%), dan publik (73,11%). Menariknya, berdasarkan prospektus perusahaan, Persada Capital dimiliki oleh keluarga Arini Subianto, yang juga komisaris dan pemilik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO). Sementara Arman Investment dimiliki oleh Benjamin Arman Suriadjaja dan Johannes Suriadjaja. Kasus ini tentu menyita perhatian publik dan menjadi sorotan bagi dunia bisnis properti di Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar