Haluannews Ekonomi – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menggelar rapat darurat dengan pimpinan perusahaan penerbangan BUMN. Pertemuan tersebut difokuskan pada kesiapan transportasi udara menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran tahun ini. Erick menekankan pentingnya antisipasi, mengingat pengalaman Natal dan Tahun Baru 2025 lalu, dan memperkirakan lonjakan penumpang Lebaran akan mencapai lima kali lipat.

Related Post
"Persiapan Lebaran harus matang. Meskipun Natal dan Tahun Baru lalu berjalan lancar, Lebaran nanti akan jauh lebih padat," ujar Erick di kantor Kementerian BUMN, Kamis (2/12/2024). Ia meminta seluruh pihak terkait, termasuk pengelola bandara dan maskapai, untuk memetakan armada dan memastikan kesiapan operasional.

Kekhawatiran Erick bukan tanpa alasan. Belakangan ini, dunia penerbangan internasional dilanda beberapa insiden kecelakaan pesawat dengan korban jiwa yang cukup signifikan. "Kita semua tahu, dalam sepuluh hari terakhir terjadi beberapa kecelakaan pesawat di berbagai negara, seperti di Korea dan beberapa negara lainnya. Saya tidak akan menyebutkan nama maskapai dan jumlah korban untuk menjaga etika dan perasaan semua pihak," ungkap Erick.
Oleh karena itu, rapat tersebut juga membahas kondisi teknis pesawat masing-masing maskapai. Upaya pencegahan kecelakaan pun menjadi fokus utama. "Kita juga membahas antisipasi terhadap faktor-faktor eksternal, seperti gangguan cuaca atau burung yang masuk ke mesin pesawat. Koordinasi dengan AirNav untuk sistem peringatan dini juga telah dibahas," pungkas Erick. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran transportasi udara selama periode Lebaran.










Tinggalkan komentar