Haluannews Ekonomi – Memasuki babak baru setelah periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, denyut nadi perekonomian Indonesia kembali berdetak kencang. Sektor perbankan, sebagai tulang punggung transaksi finansial, telah melakukan penyesuaian jadwal operasionalnya untuk memastikan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha. Kebijakan ini selaras dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 yang mengatur Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Related Post
SKB tersebut menetapkan libur nasional Nyepi jatuh pada 19 Maret 2026, diikuti Hari Raya Idul Fitri pada 21 dan 22 Maret 2026. Sementara itu, cuti bersama diberlakukan pada 18 Maret (Nyepi), serta 20, 23, dan 24 Maret 2026 (Idul Fitri). Dengan berakhirnya periode libur dan cuti bersama ini, bank-bank BUMN siap kembali beroperasi secara normal. Berikut adalah rincian jadwal operasional bank-bank BUMN yang berhasil dihimpun Haluannews.id:

Bank Mandiri
Selama periode libur panjang 18-24 Maret 2026, Bank Mandiri telah menerapkan strategi adaptif dengan membuka layanan terbatas di sejumlah kantor cabang, beroperasi dari pukul 08:00 hingga 15:00 waktu setempat. Setelah tanggal 24 Maret 2026, seluruh operasional dan layanan perbankan Bank Mandiri akan kembali normal sepenuhnya. Untuk memfasilitasi transaksi nasabah, Bank Mandiri juga memaksimalkan ekosistem digitalnya melalui Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant, serta jaringan ATM & CRM yang tersebar luas.
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
BRI juga menunjukkan kesigapan dalam melayani nasabah. Kantor cabang BRI telah beroperasi terbatas pada 18 dan 20 Maret 2026, mulai pukul 08:00 hingga 15:00 WIB, meskipun sempat tidak beroperasi pada Kamis, 19 Maret 2026. Memasuki pekan kerja pasca-libur, yakni pada Senin dan Selasa, 23-24 Maret 2026, kantor cabang BRI akan kembali beroperasi normal pada jam yang sama, 08:00 hingga 15:00 WIB. Nasabah diimbau untuk terus memanfaatkan Super Apps BRImo, jaringan 10.650 ATM, hampir 607 ribu merchant, dan lebih dari 11,9 juta Agen BRILink. Layanan informasi dan bantuan 24 jam juga tersedia melalui Asisten Virtual BRI ‘Sabrina’ di WhatsApp 0812 1214 017 atau Contact BRI di 1500017.
Bank Negara Indonesia (BNI)
BNI menerapkan operasional terbatas di 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan 32 outlet pada 23 Maret 2026, dengan jam layanan pukul 10:00-12:00 waktu setempat. Layanan ini mencakup transaksi penting seperti setoran BBM Pertamina, setoran Bulog, penerimaan negara, serta layanan setoran, penarikan, dan pemindahbukuan antar rekening BNI dengan batasan maksimal Rp 25 juta per rekening per hari. Setelah periode tersebut, seluruh layanan operasional BNI akan kembali normal. BNI juga menyiapkan layanan O-Branch atau Mobil Gerak BNI di titik-titik strategis dan mendorong nasabah memanfaatkan kanal digital seperti aplikasi wondr by BNI, BNIdirect, serta jaringan ATM.
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI menyediakan layanan operasional terbatas di 162 kantor cabang di berbagai wilayah selama periode libur Lebaran 2026. Daftar lengkap outlet yang beroperasi terbatas dapat diakses melalui website resmi www.bankbsi.co.id. Layanan yang tersedia meliputi pembukaan rekening, pemblokiran kartu ATM, setoran dan penarikan tunai, hingga transfer antar rekening. Setelah periode libur berakhir, operasional BSI kembali normal. Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan digital superapps BYOND, BSI Call 14040, serta lebih dari 6.000 unit ATM dan CRM, dan 126 ribu BSI Agen.
Bank Tabungan Negara (BTN)
BTN turut berpartisipasi dalam menjaga mobilitas finansial masyarakat dengan menggelar layanan operasional terbatas selama hari libur dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri. Layanan ini tersedia di titik, tanggal, dan jam operasional tertentu, termasuk untuk layanan money changer BTN, BTN Digital Store, hingga BTN Move. Periode layanan operasional terbatas khusus di kantor cabang ditetapkan pada 18-24 Maret 2026 dengan jam buka dari pukul 08:00-16:00. Setelah tanggal 24 Maret, seluruh layanan BTN akan kembali normal. Bagi nasabah yang membutuhkan transaksi, aplikasi digital balé by BTN selalu siap melayani.
Kesigapan perbankan BUMN dalam menyesuaikan operasional pasca-libur panjang ini menunjukkan komitmen kuat mereka dalam mendukung geliat ekonomi nasional. Dengan kembali normalnya layanan perbankan dan optimalisasi kanal digital, diharapkan roda bisnis dan transaksi masyarakat dapat berjalan lancar, mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar