Haluannews Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gencar menggenjot pertumbuhan industri asuransi nasional, khususnya di sektor ritel. Pertumbuhan asuransi jiwa ritel memang moncer, melejit lebih dari 30%. Namun, pertumbuhan asuransi umum ritel masih tertinggal. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Djonieri, dalam wawancara eksklusif di program Power Lunch, Haluannews.id (Selasa, 24/12/2024).

Related Post
Djonieri mengungkapkan, OJK melihat potensi besar produk asuransi umum ritel di sektor UMKM, terutama untuk menjangkau nelayan dan petani. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target 8%. "Potensi pasarnya sangat besar, dan ini sangat penting untuk menopang perekonomian kita," tegas Djonieri.

Lebih lanjut, Djonieri menjelaskan bahwa perluasan akses asuransi bagi UMKM, khususnya petani dan nelayan, diharapkan dapat memberikan perlindungan finansial dan mendorong peningkatan produktivitas. Dengan demikian, kontribusi sektor pertanian dan perikanan terhadap PDB nasional dapat meningkat signifikan. Wawancara lengkapnya dapat disaksikan di tayangan Power Lunch, Haluannews.id. OJK optimistis dengan strategi ini, dan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.




Tinggalkan komentar