Haluannews Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan kabar baik mengenai penurunan tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam forum WEF di Davos. Kabar ini tentu menjadi angin segar di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, bagaimana sebenarnya kita bisa mengidentifikasi golongan ekonomi seseorang?

Related Post
GoBankingRates merangkum lima ciri utama yang seringkali melekat pada masyarakat kelas menengah bawah dan kelas bawah:

-
Rumahku Istanaku? Kesulitan memiliki tempat tinggal yang layak dan aman di lingkungan yang memadai bisa menjadi indikator kuat. Rumah adalah pos pengeluaran terbesar, dan keterbatasan di sektor ini mencerminkan kondisi ekonomi yang kurang stabil.
-
Jenis Pekerjaan: Pekerjaan kasar seperti pelayan restoran, sopir truk, atau pekerja manufaktur seringkali mencerminkan posisi di tingkat ekonomi yang lebih rendah. Sebaliknya, posisi manajerial atau spesialis umumnya mengindikasikan kelas menengah. Profesi seperti guru, perawat, atau akuntan bisa berada di antara keduanya, tergantung pada senioritas dan sertifikasi.
-
Tabungan? Mimpi! Tabungan dan investasi adalah fondasi keuangan yang penting. Namun, bagi kelas bawah, membangun cadangan dana seringkali menjadi kemewahan yang sulit dijangkau. Tidak memiliki tabungan yang cukup atau rencana pensiun bisa menjadi tanda bahwa Anda termasuk dalam golongan ini.
-
Gaya Hidup Sederhana: Mampu berlibur, makan di luar, atau membeli barang baru tanpa khawatir berlebihan menunjukkan adanya stabilitas finansial. Jika hal-hal ini terasa berat karena keterbatasan anggaran, ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda termasuk dalam kelas bawah.
-
Pendidikan Tinggi? Mahal! Gelar sarjana seringkali menjadi penanda kelas menengah. Tingkat pendidikan yang dicapai mencerminkan posisi dalam tangga ekonomi. Hambatan sistemik seringkali menghalangi individu dari kelas bawah untuk mengakses pendidikan tinggi, yang pada gilirannya membatasi akses ke pekerjaan dengan gaji yang lebih baik.
Editor: Rohman









Tinggalkan komentar