Dolar AS Tembus Rp18200 Per Bank Jual Mahal

Dolar AS Tembus Rp18200 Per Bank Jual Mahal

haluannews.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Berdasarkan pantauan pasar, mata uang Garuda dibuka sedikit melemah sebesar 0,03 persen ke posisi Rp18.140 per dolar AS. Meskipun demikian, kondisi pasar global menunjukkan adanya sedikit pelemahan pada indeks dolar AS (DXY) yang mencerminkan kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia.

COLLABMEDIANET

Data dari Refinitiv mencatat bahwa pada pukul 09.00 WIB, indeks dolar AS mengalami penurunan sebesar 0,49 persen ke level 101,368. Meski dolar global cenderung melandai, tekanan terhadap rupiah tetap terasa akibat sejumlah faktor fundamental. Beberapa sentimen yang menjadi sorotan pelaku pasar saat ini meliputi perkembangan data pasar tenaga kerja di Amerika Serikat serta berbagai kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam upaya memperkuat stabilitas pasar keuangan domestik.

Dolar AS Tembus Rp18200 Per Bank Jual Mahal
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kondisi ini berdampak langsung pada kebijakan penetapan kurs di berbagai perbankan nasional. Bagi masyarakat yang berencana melakukan transaksi valuta asing, baik untuk keperluan bisnis maupun investasi, sangat penting untuk memperhatikan selisih antara kurs jual dan kurs beli yang ditawarkan oleh masing-masing bank.

Di Bank Mandiri, terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan tergantung pada jenis transaksinya. Melalui layanan special rate, bank ini menawarkan harga jual di level Rp18.135 dan beli Rp18.105. Namun, jika menggunakan skema TT Counter atau Bank Notes, harga jual melonjak hingga ke angka Rp18.210 per dolar AS, sementara harga beli berada di Rp17.910.

Kenaikan harga jual juga terlihat di Bank Negara Indonesia (BNI). Pada pembaruan kurs pukul 11.20 WIB, BNI menetapkan harga jual melalui TT Counter sebesar Rp18.220 dan melalui Bank Notes mencapai Rp18.260. Untuk layanan special rate, BNI menawarkan harga jual yang lebih kompetitif di angka Rp18.158 dengan harga beli Rp18.118.

Sementara itu, perbankan lain seperti CIMB Niaga menetapkan kurs jual beli dolar AS pada pukul 11.00 WIB dengan harga beli Rp18.127 dan harga jual Rp18.142. Di sisi lain, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan angka yang cukup tinggi pada layanan e-rate, di mana harga jual menyentuh Rp18.320 per dolar AS, sedangkan untuk TT Counter berada di angka Rp18.230.

BCA juga tidak ketinggalan dalam menyesuaikan kursnya. Melalui layanan e-rate, BCA menawarkan harga jual di level Rp18.148 dengan harga beli Rp18.128. Namun, bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui TT Counter, harga jual berada di angka Rp18.200, dan melalui Bank Notes mencapai Rp18.230 per dolar AS.

Fluktuasi ini mengingatkan para pelaku pasar untuk selalu memantau pergerakan kurs secara berkala, mengingat volatilitas mata uang global yang masih sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat dan stabilitas ekonomi domestik.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar