Haluannews Ekonomi – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA), bekerja sama dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai sub mitra distribusi, kembali membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen Sukuk Ritel seri SR024. Produk investasi syariah yang diterbitkan oleh pemerintah ini menawarkan kombinasi menarik antara potensi imbal hasil kompetitif dan jaminan keamanan yang tinggi, menjadikannya pilihan strategis di tengah dinamika pasar keuangan.

Related Post
SR024 dirancang sebagai instrumen investasi syariah dengan skema akad ijarah, di mana investor akan menerima imbal hasil berupa kupon yang dibayarkan secara rutin selama periode investasi. Kehadiran SR024 memberikan fleksibilitas dengan dua pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi masyarakat. Seri SR024T3, dengan tenor 3 tahun, menawarkan imbal hasil tetap sebesar 6,25% per tahun. Sementara itu, bagi investor yang menginginkan durasi lebih panjang, seri SR024T5 dengan tenor 5 tahun menjanjikan imbal hasil yang sedikit lebih tinggi, yakni 6,35% per tahun. Kedua kupon ini bersifat fixed rate dan akan dibayarkan setiap bulan, memberikan arus kas yang stabil bagi pemegangnya.

Salah satu pilar utama daya tarik SR024 adalah tingkat keamanannya yang superior. Pembayaran pokok dan kupon sukuk ini dijamin sepenuhnya oleh negara berdasarkan Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara. Jaminan ini menempatkan SR024 sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman, terutama bagi investor yang mencari perlindungan modal di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dari sisi aksesibilitas, SR024 dirancang agar dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Minimal pembelian ditetapkan sebesar Rp1 juta, dengan kelipatan Rp1 juta untuk setiap transaksi. Batas maksimal pembelian juga cukup besar, mencapai Rp5 miliar untuk seri SR024T3 dan Rp10 miliar untuk seri SR024T5 per individu investor. Selain itu, instrumen ini juga memiliki fitur tradable, yang memungkinkan investor untuk memperdagangkannya di pasar sekunder setelah melewati masa holding period yang ditentukan pemerintah. Fitur ini menambah fleksibilitas likuiditas bagi investor yang mungkin membutuhkan dana sebelum jatuh tempo.
Keunggulan lain yang patut diperhitungkan adalah aspek perpajakan. Imbal hasil kupon SBN ritel dikenakan pajak sebesar 10%, jauh lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito yang umumnya mencapai 20%. Perbedaan tarif pajak ini secara signifikan meningkatkan net yield atau imbal hasil bersih yang diterima investor, menjadikan SR024 lebih kompetitif dibandingkan produk simpanan konvensional.
Masa penawaran Sukuk Ritel SR024 telah berlangsung sejak 6 Maret dan akan segera berakhir pada 15 April 2024. Masyarakat yang berminat dapat melakukan pemesanan dengan mudah secara daring melalui mitra distribusi yang telah ditunjuk, termasuk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengamankan investasi syariah yang aman dan menguntungkan ini.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar