Haluannews Ekonomi – Bank Sentral China, dalam sebuah keputusan yang mengejutkan pasar, mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya pada level stabil untuk bulan kedua berturut-turut di Desember 2024. Keputusan ini sesuai dengan prediksi pasar, namun berkontras dengan meningkatnya defisit anggaran yang diproyeksikan untuk tahun 2025. Haluannews.id memperoleh informasi dari program Squawk Box Haluannews.id (Jumat, 20/12/2024) yang menayangkan detail kebijakan moneter terbaru ini. Analis pasar kini tengah mencermati dampak kebijakan ini terhadap pertumbuhan ekonomi China di tengah ketidakpastian global. Kenaikan defisit anggaran, di satu sisi, diharapkan dapat menstimulus perekonomian, namun di sisi lain memicu kekhawatiran akan potensi inflasi. Pertanyaan besarnya adalah: Bisakah China menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan stabilitas moneter? Video laporan lengkapnya tersedia di Haluannews.id.

Related Post





Tinggalkan komentar