Haluannews Ekonomi – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) semakin dekat dengan impiannya membuka kantor cabang di Arab Saudi. Direktur Treasury & International Banking BSI, Ari Rizaldi, menyatakan optimisme tinggi atas rencana tersebut. Haluannews.id mendapatkan informasi bahwa Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) telah mengundang perwakilan BSI, termasuk Wakil Direktur Bob Tyasika Ananta, Direktur Keuangan & Strategi Ade Cahyo Nugroho, dan Ari Rizaldi sendiri, untuk membahas rencana pembukaan cabang ini.

Related Post
Menurut Ari, proses administrasi dan pengurusan persyaratan telah rampung. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihak Arab Saudi sangat tertarik dengan model bisnis BSI dan menunjukkan minat yang kuat terhadap kehadiran bank syariah terbesar di Indonesia ini di Arab Saudi. "Ini bukan sekadar harapan, tapi sinyal positif. Kami dan konsultan telah berdiskusi, dan indikasi keberhasilannya sudah terlihat," ujar Ari dalam acara Sharia Economic Outlook di Kantor Pusat BSI, Senin (23/12/2024).

Ari menambahkan bahwa konsultan BSI juga optimistis terhadap pembukaan cabang tersebut. Kini, tinggal menunggu keputusan final dari Ketua SAMA. "Harapan kami, dalam waktu dekat izin dari SAMA akan keluar, lalu proses selanjutnya ke MISA (Ministry of Investment Saudi Arabia)," imbuhnya.
Sebelumnya, Corporate Secretary BSI, Gunawan A. Hartoyo, menyatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan restu untuk pembukaan cabang di Arab Saudi. "Kami mengajukan beberapa lokasi strategis, meliputi pusat jemaah haji dan umroh, kawasan diaspora, serta area bisnis," ungkap Gunawan kepada wartawan pada Senin (18/3/2024). Saat itu, Gunawan berharap perizinan dan pembukaan cabang dapat terwujud pada tahun ini. Rencana ekspansi BSI ke Arab Saudi ini tentu menjadi kabar gembira bagi industri perbankan syariah Indonesia dan menandai langkah signifikan dalam penetrasi pasar internasional.




Tinggalkan komentar