haluannews.id – Bursa Efek Indonesia BEI secara resmi membekukan sementara perdagangan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA. Keputusan drastis ini diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang terlampau signifikan dalam waktu singkat. Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk proteksi vital bagi para investor, khususnya pemegang saham BAJA, agar terhindar dari potensi risiko yang lebih besar.

Related Post
Manajemen BEI dalam keterbukaan informasinya pada Jumat 7 Agustus 2026 menyatakan bahwa intervensi ini adalah sebuah keharusan. "PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA," demikian bunyi pernyataan resmi bursa.

Pembekuan transaksi saham BAJA berlaku efektif di seluruh segmen pasar, meliputi pasar reguler dan pasar tunai. Kebijakan ini dimulai sejak Sesi Pra-Pembukaan pada tanggal 7 Agustus 2026 dan akan terus berlaku hingga ada pengumuman lebih lanjut dari pihak bursa.
BEI juga mengimbau seluruh pihak berkepentingan, terutama para investor, untuk senantiasa mencermati dan mengikuti setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai perkembangan terkini perusahaan.
Sebagai informasi tambahan, performa saham BAJA memang mencuri perhatian. Dalam kurun waktu sepekan, harga sahamnya telah melonjak tajam 38,17%. Bahkan, jika ditarik dalam sebulan terakhir, kenaikannya mencapai angka fantastis 124,8%, menempatkan harga per saham di level Rp 362. Dengan kinerja meroket tersebut, kapitalisasi pasar BAJA kini tercatat mencapai Rp 651,6 miliar.








Tinggalkan komentar