haluannews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengungkapkan lonjakan minat investor raksasa dari Tiongkok untuk membeli surat utang pemerintah Indonesia berdenominasi Renminbi atau yang dikenal sebagai Panda Bond. Fenomena ini menandakan kepercayaan besar pasar terhadap instrumen keuangan Indonesia.

Related Post
Purbaya menyebutkan beberapa nama besar yang kini turut serta dalam perburuan Panda Bond. Di antaranya adalah CIC China Investment Corporation Exim Bank of China EIBC dan Agricultural Bank of China ABC. Minat beli yang masif ini muncul setelah kunjungan Menteri Purbaya ke Tiongkok pekan lalu.

Angka peminat Panda Bond melonjak drastis. Dari semula 15 investor yang telah menyatakan ketertarikan sebelum kunjungan Purbaya kini totalnya mencapai 21 investor. Peningkatan ini menunjukkan daya tarik luar biasa dari Panda Bond Indonesia di mata para pemain keuangan besar Tiongkok.
"Ada yang besar-besar apa yang belum ikut tuh sebelumnya CIC lalu ada bank besar yang belum ikut yang terlambat masuk kita ABC Exim Bank" ujar Purbaya saat Media Briefing di Gedung Juanda Jakarta Jumat 26 Juni 2026.
Melihat tingginya antusiasme ini pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan jadwal guna mengakomodasi kesiapan para peminat. Semula ditargetkan rilis akhir Juni atau awal Juli 2026 kini penerbitan Panda Bond diundur hingga akhir Juli 2026.
"Rupanya minat mereka meningkat. Ada beberapa fund manager besar atau bank-bank besar sana yang terlambat tahu" jelas Purbaya.
Purbaya menegaskan penundaan jadwal penerbitan Panda Bond murni atas permintaan langsung dari para investor. Mereka membutuhkan waktu lebih untuk mengajukan proposal ke komite investasi internal masing-masing. Ini mengindikasikan potensi serapan yang jauh lebih tinggi dari perkiraan awal.
"Jadi mereka minta kita untuk undur sedikit. Supaya mereka punya waktu untuk mengajukan proposal mereka ke investment committee mereka" tutur Purbaya.
"Saya pikir sudah bagus lah berarti minatnya besar tuh jadi saya tunda sampai akhir Juli. Akhir Juli baru akan kita keluarkan supaya yang beli makin banyak" tegasnya optimis.










Tinggalkan komentar