Badai Penjualan Asing Hantam BBCA, Rp 1,1 T Lenyap Sehari!

Badai Penjualan Asing Hantam BBCA, Rp 1,1 T Lenyap Sehari!

Haluannews Ekonomi – Arus keluar modal asing kembali mendominasi pergerakan pasar saham domestik pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026. Data menunjukkan, investor asing membukukan penjualan bersih (net foreign sell) yang masif, mencapai Rp 1,61 triliun dalam sehari. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi target utama aksi jual ini, dengan nilai penjualan bersih asing menembus Rp 1,1 triliun.

COLLABMEDIANET

Secara rinci, investor asing tercatat melakukan pembelian senilai Rp 8,94 triliun, namun diimbangi oleh penjualan yang jauh lebih besar, yakni Rp 10,56 triliun. Besarnya tekanan jual ini menyoroti sentimen negatif yang tengah melanda pasar, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi favorit investor.

Badai Penjualan Asing Hantam BBCA, Rp 1,1 T Lenyap Sehari!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Saham BBCA, yang dikenal sebagai salah satu blue-chip unggulan di pasar modal Indonesia, mengalami koreksi signifikan sebesar 1,96% dan ditutup pada level Rp 7.500. Rata-rata harga jual oleh investor asing untuk saham BBCA berada di kisaran Rp 7.536,3. Pelemahan BBCA ini menjadi faktor penekan utama bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang hari.

Selain BBCA, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga tak luput dari tekanan jual asing. Emiten tambang emas ini mencatat penjualan bersih asing sebesar Rp 318,4 miliar, dengan rata-rata harga jual di level Rp 4.615,7. Meskipun kedua saham ini menjadi sorotan utama, tekanan jual asing juga menyasar beberapa emiten besar lainnya.

Di tengah gempuran aksi jual asing, IHSG menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Setelah sempat terperosok hingga 1,13% pada awal perdagangan, indeks acuan ini berhasil membalikkan keadaan dan ditutup menguat tipis 4,89 poin atau 0,05% ke level 8.980,23.

Aktivitas perdagangan hari ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 15,11 triliun, melibatkan 33,24 miliar saham yang berpindah tangan dalam 2,08 juta kali transaksi. Sebanyak 441 saham mengalami penurunan, sementara 232 saham menguat, dan 130 saham stagnan.

Mayoritas sektor perdagangan membukukan penguatan, dengan sektor energi dan teknologi memimpin kenaikan. Sebaliknya, sektor konsumer primer dan finansial menjadi yang paling tertekan, mencerminkan dampak dari penjualan saham-saham seperti BBCA. Beberapa saham yang menjadi pendorong utama penguatan IHSG hari ini antara lain DSSA, GOTO, dan TLKM.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar