Haluannews Ekonomi – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), pengelola Dufan, Sea World, dan Atlantis, mengalami penurunan laba bersih yang cukup signifikan di tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Haluannews.id, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk anjlok hingga 24,4%, dari Rp 235,17 miliar di tahun 2023 menjadi hanya Rp 177,8 miliar di tahun 2024.

Related Post
Meskipun pendapatan usaha masih tercatat sebesar Rp 1,26 triliun, angka ini menunjukkan penurunan tipis 0,78% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,27 triliun. Pendapatan tersebut didominasi oleh penjualan tiket masuk sebesar Rp 907,18 miliar, disusul pendapatan dari sektor hotel (Rp 76,84 miliar), pendapatan real estat (Rp 5,67 miliar), dan pendapatan lainnya (Rp 277,6 miliar).

Namun, penurunan laba PJAA tak lepas dari peningkatan beban pokok pendapatan yang mencapai Rp 599,12 miliar, naik dari Rp 576,88 miliar di tahun 2023. Dari sisi permodalan, aset PJAA juga mengalami penurunan, dari Rp 3,74 triliun di akhir 2023 menjadi Rp 3,59 triliun di akhir 2024. Liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat sebesar Rp 1,85 triliun dan Rp 1,73 triliun. Penurunan laba ini tentu menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan mengenai strategi bisnis PJAA ke depannya.




Tinggalkan komentar