6 Bos Tambang Batu Bara RI Terkaya: Kekayaan Fantastisnya Bikin Melongo!

6 Bos Tambang Batu Bara RI Terkaya: Kekayaan Fantastisnya Bikin Melongo!

Haluannews Ekonomi – Daftar orang terkaya Indonesia tak lepas dari nama-nama besar di sektor pertambangan batu bara. Mereka menguasai tambang-tambang raksasa dan hartanya pun mencapai triliunan rupiah. Haluannews.id merangkum enam raja tambang batu bara Indonesia yang kekayaannya bikin melongo:

COLLABMEDIANET

Low Tuck Kwong: Bos PT Bayan Resources Tbk (BYAN), emiten batu bara dengan kapitalisasi terbesar di bursa domestik. Majalah Forbes mencatat kekayaan Low mencapai US$27,9 miliar atau sekitar Rp 445,03 triliun, menempatkannya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

6 Bos Tambang Batu Bara RI Terkaya: Kekayaan Fantastisnya Bikin Melongo!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Keluarga Widjaja: Dinasty bisnis ini, yang dipimpin mendiang Eka Tjipta Widjaja, mengendalikan Sinar Mas Group. Melalui PT Dian Swastika Sentosa Tbk. (DSSA) dan anak perusahaannya, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) serta Golden Energy and Resources Ltd. (GEAR), keluarga ini menguasai tambang batu bara di Indonesia dan Australia. Kekayaan keluarga Widjaja diperkirakan mencapai US$10,8 miliar atau sekitar Rp 168,3 triliun.

Garibaldi Thohir: Kakak Menteri BUMN Erick Thohir ini merupakan salah satu pendiri PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), perusahaan tambang raksasa dengan operasi di Sumatra, Kalimantan, dan Australia. Forbes mencatat kekayaan Garibaldi Thohir mencapai US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 51,29 triliun pada tahun 2023.

Kiki Barki: Pendiri PT Harum Energi Tbk. (HRUM), perusahaan tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2010. Kiki Barki juga memiliki tambang batu bara swasta, Tanito Harum. Kekayaannya, menurut Forbes, mencapai US$ 1,41 miliar atau sekitar Rp 21,92 triliun pada tahun lalu.

Edwin Soeryadjaya: Tokoh bisnis ini dikenal melalui keterlibatannya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) dan kemudian terjun ke bisnis pertambangan batu bara. Forbes mencatat kekayaan Edwin Soeryadjaya mencapai US$ 1,24 miliar atau sekitar Rp 19,27 triliun pada tahun 2023.

TP Rachmat (Theodore Permadi Rachmat): Pendiri Grup Triputra, konglomerasi yang bergerak di berbagai sektor, termasuk pertambangan. TP Rachmat juga memiliki kepemilikan saham di beberapa emiten, termasuk PT Adaro Energy Indonesia Tbk. Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai US$3,4 miliar atau sekitar Rp 55,59 triliun.

Keenam tokoh ini membuktikan dominasi sektor pertambangan batu bara dalam menciptakan kekayaan luar biasa di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa angka-angka kekayaan ini merupakan estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar