Terungkap! Sosok Penting di Balik Kasus Dana Syariah Rp 2,4 Triliun

Terungkap! Sosok Penting di Balik Kasus Dana Syariah Rp 2,4 Triliun

Haluannews Ekonomi – PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kini menjadi pusat perhatian publik menyusul laporan ribuan lender yang mengeluhkan kesulitan menarik dana investasi mereka. Kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai fantastis Rp 2,4 triliun ini turut menyeret nama selebriti Dude Herlino, yang sebelumnya dikenal sebagai brand ambassador perusahaan tersebut.

COLLABMEDIANET

Dude Herlino bersama istrinya, Alyssa Soebandono, terlihat tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.05 WIB. Keduanya dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait skandal DSI. Mengenakan kemeja hijau, Dude menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan kepada penyidik. "Undangan untuk ngasih keterangan terkait DSI ini dari Bareskrim pertama kali. Mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat," ujar Dude kepada awak media, seperti dilansir dari Haluannews.id.

Terungkap! Sosok Penting di Balik Kasus Dana Syariah Rp 2,4 Triliun
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di tengah sorotan terhadap keterlibatan figur publik, menarik untuk menelisik lebih dalam mengenai profil dan sosok-sosok kunci di balik fintech Dana Syariah Indonesia.

Sosok di Balik DSI: Taufiq Aljufri dan Jajaran Manajemen

Menurut informasi dari situs resmi perseroan, Taufiq Aljufri tercatat sebagai Founder sekaligus President Director PT Dana Syariah Indonesia. Ia memiliki rekam jejak manajerial yang panjang, lebih dari dua dekade, menjabat sebagai CEO dan direktur di berbagai entitas bisnis. Prestasi Taufiq juga diakui dengan penghargaan 2nd Best Entrepreneur pada tahun 2006 dan 2007.

Selain perannya di DSI, Taufiq juga aktif sebagai pengajar di sejumlah sekolah bisnis di Jakarta. Pengalamannya di sektor properti tak kalah mentereng; ia telah menjadi developer perumahan selama satu dekade, berhasil membangun lebih dari 15 cluster. Dalam lima tahun terakhir, fokusnya beralih ke komunitas developer properti syariah, yang kemudian mengantarkannya mendirikan fintech P2P Danasyariah.id.

Dalam struktur kepemimpinan DSI, Taufiq tidak sendiri. Ia didampingi oleh Arie Rizal Lesmana sebagai co-founder dan Mery Yuniarni yang tercatat sebagai pemegang saham.

Pada kesempatan terpisah, tepatnya Rabu (19/11/2025), Taufiq Aljufri sempat menyampaikan visi pendirian Dana Syariah pada tahun 2018, yaitu untuk turut meramaikan pasar keuangan syariah di Indonesia. Ia mengklaim bahwa selama 7,5 tahun beroperasi, perusahaan telah melayani lebih dari 40 ribu lender, dengan lebih dari 26 ribu di antaranya telah menerima kembali dana investasi beserta imbal hasilnya.

Data internal perseroan per November 2025 juga menunjukkan tingkat kredit macet atau Tingkat Wanprestasi (TWP 90) yang relatif rendah, yakni 0,18%. Sementara itu, total aset perusahaan diklaim mencapai Rp131,69 miliar.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi kepercayaan publik terhadap fintech syariah di Indonesia, sekaligus menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana investasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar