Terungkap! Bankir Siap Genjot Kredit Hingga 12% di 2026: Jurus Jitu Terkuak!

Terungkap! Bankir Siap Genjot Kredit Hingga 12% di 2026: Jurus Jitu Terkuak!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan target ambisius bagi sektor perbankan nasional, membidik penyaluran kredit tumbuh di rentang 10%-12% pada tahun 2026. Proyeksi ini, yang melampaui target tahun sebelumnya, disambut dengan optimisme tinggi oleh para bankir yang menyatakan kesiapan mereka untuk mencapai angka pertumbuhan dua digit tersebut.

COLLABMEDIANET

Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa proyeksi ini disusun dengan mempertimbangkan berbagai dinamika ekonomi, tantangan global, serta serangkaian kebijakan yang telah dan akan diimplementasikan oleh otoritas. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas. Target 2026 ini berada di atas proyeksi tahun 2025 yang sebesar 9%-11%, sementara realisasi pertumbuhan kredit pada tahun 2025 tercatat mencapai 9,69% secara tahunan.

Terungkap! Bankir Siap Genjot Kredit Hingga 12% di 2026: Jurus Jitu Terkuak!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026 yang berlangsung pada Kamis (6/2/2026), para pimpinan bank kompak menyatakan keyakinan mereka. Mereka optimistis dapat memenuhi target OJK dengan mengandalkan strategi yang telah dirancang matang.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), Panji Irawan, mengungkapkan bahwa pihaknya mematok pertumbuhan kredit hingga 12% untuk tahun 2026. Selain fokus pada segmen pensiunan yang menjadi kekuatan utamanya, Bank Mantap juga akan menggarap potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Kita rencanakan target kredit kalau bisa 12%, 12%. Dan kita bisa organik dengan organik," ujar Panji. Ia menambahkan, tantangan utama yang dihadapi adalah ketergantungan pada kondisi industri asuransi, mengingat kredit pensiunan Bank Mantap dilekatkan pada asuransi jiwa dan asuransi kredit.

Optimisme serupa juga datang dari bank digital PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK). Presiden Direktur Bank Aladin, Koko Tjatur Rachmadi, menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 9%-10% pada tahun ini. Koko melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11% pada tahun 2025 sebagai modal kuat untuk menatap tahun 2026. "Pertumbuhan ekonomi ini akan menjadi modal kita untuk menatap 2026 lebih baik lagi," jelas Koko. Ia juga menyoroti dampak positif program-program pemerintah seperti MBG dan Koperasi Merah Putih yang mulai terlihat nyata di tingkat akar rumput, memberikan momentum berharga bagi perbankan syariah untuk menggenjot pembiayaan.

PT Bank Hibank Indonesia (hibank) juga menyatakan kesiapannya untuk mencapai pertumbuhan kredit dua digit. Direktur Utama hibank, Jenny Wiriyanto, meyakini segmen UMKM, yang menjadi fokus utama bank digital ini, memiliki potensi yang sangat besar. "Pertumbuhan kita targetnya kali ini tetap dua digit," kata Jenny. Meskipun sektor UMKM terkadang menghadapi tantangan, hibank mengadopsi pendekatan ekosistem komunitas melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku industri keuangan, BPR, P2P, penyedia infrastruktur, hingga rantai pasok dan komunitas-komunitas yang memiliki ekosistem kuat. Pendekatan ini, menurut Jenny, membuat risiko penyaluran kredit relatif lebih terukur.

Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) juga bertekad melanjutkan tren pertumbuhan pembiayaan setelah berhasil mengungguli industri perbankan pada tahun 2025. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, secara singkat menyatakan, "Kalau tahun depan, insyaAllah, lah," mengisyaratkan optimisme tinggi menjelang konferensi pers kinerja mereka yang akan segera digelar.

Secara keseluruhan, respons positif dari para bankir mencerminkan kesiapan dan strategi yang matang untuk mendukung target pertumbuhan kredit OJK, menandakan prospek yang cerah bagi sektor perbankan nasional di tahun 2026.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar