Terjerat Skandal, PIPA Ganti Identitas Total Demi Babak Baru Bisnis Migas!

Terjerat Skandal, PIPA Ganti Identitas Total Demi Babak Baru Bisnis Migas!

Haluannews Ekonomi – Emiten PT Multi Makmur Indonesia (PIPA), yang sempat menjadi sorotan publik akibat terseret dalam pusaran dugaan manipulasi harga saham atau praktik "saham gorengan," mengambil langkah drastis dengan merombak total identitas korporatnya. Perubahan ini mencakup nama perusahaan, logo, hingga domisili, menandai upaya pembersihan citra dan transformasi bisnis yang ambisius.

COLLABMEDIANET

Direktur PIPA, Noprian Fadli, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari nilai-nilai baru yang diusung oleh manajemen terkini serta pemegang saham pengendali (PSP) baru, Meris Capital Indonesia (MCI). "Segera kita akan melakukan perubahan nama, logo, domisili, dan administrasi lainnya untuk menegaskan komitmen terhadap transformasi menyeluruh ini," ujar Noprian di Jakarta, Senin (9/2/2026), seperti dikutip dari Haluannews.id.

Terjerat Skandal, PIPA Ganti Identitas Total Demi Babak Baru Bisnis Migas!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Noprian juga menegaskan bahwa isu manipulasi saham yang sempat membelitnya, terutama pasca pemeriksaan oleh Bareskrim, sama sekali tidak mengganggu kinerja operasional perseroan. PIPA, menurutnya, tetap menjalankan strategi bisnisnya, termasuk rencana akuisisi dan upaya rebranding, tanpa hambatan berarti.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PIPA, Firrisky Ardi Nurtomo, menambahkan bahwa perseroan telah melakukan pemisahan struktural secara menyeluruh dari manajemen sebelumnya. Lebih lanjut, PIPA kini mengarahkan ulang fokus bisnisnya secara signifikan ke sektor minyak dan gas (migas), sebuah langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah baru dan diversifikasi portofolio.

Firrisky Ardi Nurtomo menekankan bahwa manajemen saat ini tidak memiliki afiliasi atau keterkaitan dengan pihak-pihak yang tersangkut dalam persoalan hukum di masa lampau. Ia menggarisbawahi pentingnya kejelasan hukum untuk memulihkan kepercayaan pasar dan memberikan kepastian bagi para investor. "Kami menegaskan bahwa tidak ada lagi hubungan kepemilikan, baik secara operasional maupun digital, serta tidak ada afiliasi dengan pemegang saham atau direksi lama yang terkait dengan kasus manipulasi saham yang menyeret sejumlah tersangka baru," tegas Firrisky.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh konsekuensi administratif yang timbul dari tata kelola di masa lalu akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab manajemen terdahulu. Manajemen baru berkomitmen penuh untuk bersikap kooperatif dalam setiap proses hukum yang berjalan dan menjunjung tinggi prinsip transparansi. "Dengan adanya klarifikasi hukum yang tuntas dan berkekuatan hukum tetap, kami optimis untuk melangkah maju dengan visi yang baru, bersih, dan jelas," pungkas Firrisky.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar