Tantangan Bank RI: Tarif Impor AS Ancam Kredit & DPK!

Tantangan Bank RI: Tarif Impor AS Ancam Kredit & DPK!

Haluannews Ekonomi – Tantangan besar membayangi sektor perbankan Tanah Air. Kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) pada 2025, yang diprediksi akan menekan perdagangan dan kinerja manufaktur, menjadi ancaman nyata bagi penyaluran kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hal ini disampaikan Komisaris Bank SMBC Indonesia, Onny Widjanarko, dalam wawancara di program Power Lunch Haluannews.id, Selasa (12/8/2025).

COLLABMEDIANET

Onny menjelaskan, kebijakan tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan berdampak negatif pada kinerja perbankan. Namun, ia juga melihat secercah harapan dari penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan The Fed, serta tren inflasi yang cenderung menurun. Faktor-faktor ini diyakini dapat menjadi penopang bagi bisnis perbankan.

Tantangan Bank RI: Tarif Impor AS Ancam Kredit & DPK!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, Onny menekankan kekuatan ekonomi makro Indonesia sebagai potensi mesin pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terjaga, serta kebijakan fiskal pemerintah yang memberikan insentif, dinilai mampu mendorong kinerja sektor perbankan. Program pemerintah seperti MBG, program 3 Juta Rumah, Bank Bullion, Danantara, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian dan, pada akhirnya, pada bisnis perbankan.

Untuk memperkuat fondasi pertumbuhan, Onny juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan daya tarik investasi asing. Aliran investasi yang lebih besar akan menciptakan ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan menguntungkan bagi sektor perbankan. Ia berharap langkah-langkah strategis ini dapat membantu perbankan Indonesia menghadapi tantangan yang ada dan tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar