Strategi Prabowo: Basmi Korupsi, Gaet Pengusaha Top Bangun Ekonomi!

Strategi Prabowo: Basmi Korupsi, Gaet Pengusaha Top Bangun Ekonomi!

Haluannews Ekonomi – Presiden terpilih Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi di Indonesia. Dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat (13/2/2026) di Jakarta, Prabowo secara khusus menitipkan pesan kepada para pengusaha agar tidak lagi mencari celah untuk mengakali peraturan demi keuntungan pribadi, sembari mengajak mereka berkolaborasi membangun ekonomi nasional.

COLLABMEDIANET

Prabowo mengakui bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah tingginya angka korupsi. Ia menyoroti fenomena "orang pintar" yang justru lihai mencari peluang untuk mengakali aturan. "Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri. Sudahlah kalian sudah besar sudah kaya, patuhi peraturan, kalian pintar-pintar tapi di Indonesia ini orang pintar itu pintar mencari peluang mengatasi peraturan," tegas Prabowo, menekankan perlunya menghilangkan budaya tersebut.

Strategi Prabowo: Basmi Korupsi, Gaet Pengusaha Top Bangun Ekonomi!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, ia juga menyerukan kepada jajaran pemerintah untuk menjalankan birokrasi yang bersih dan benar, menutup celah bagi praktik curang. "Kita harus bersihkan kita harus ada the new Indonesia harus tidak boleh ada korupsi," imbuhnya, menandakan era baru pemerintahan yang bebas dari praktik rasuah.

Pesan keras ini disampaikan tak lama setelah serangkaian pertemuan penting Prabowo dengan para pelaku usaha. Pada Selasa (10/2/2026), Prabowo menerima audiensi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya di Hambalang, Bogor. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani, Ketua Bidang Industri Manufaktur DPN Apindo Adhi Lukman, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, serta Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sudhamek dan Jusuf Wanandi.

Di hari yang sama, Prabowo juga menggelar pertemuan tertutup selama lebih dari 4,5 jam dengan lima konglomerat papan atas nasional. Mereka adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat "Indonesia Incorporated". Konsep ini mengacu pada model kolaborasi erat antara negara dan sektor swasta untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, dan menjaga stabilitas nasional. Melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Rabu (11/2/2026), disebutkan bahwa "Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM."

Ini menunjukkan bahwa agenda pemberantasan korupsi dan penegakan aturan berjalan seiring dengan upaya pemerintah untuk merangkul sektor swasta dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar