Strategi Jitu Sampoerna: Rombak Direksi Demi Pertumbuhan Agresif!

Strategi Jitu Sampoerna: Rombak Direksi Demi Pertumbuhan Agresif!

Haluannews Ekonomi – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) melakukan langkah strategis yang signifikan dengan mengumumkan perombakan susunan Dewan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Jumat, 27 Februari 2026, di Jakarta. Keputusan ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memperkuat struktur organisasinya dan meningkatkan adaptabilitas dalam menghadapi dinamika industri yang kian kompetitif.

COLLABMEDIANET

Melalui persetujuan pemegang saham, Houria Raselma resmi ditunjuk untuk menggantikan Gunnar Beckers, sementara Reno Bontemps mengisi posisi yang sebelumnya dipegang oleh Sergio Colarusso. Selain itu, Rianto Probo Hartono turut bergabung dalam jajaran direksi sebagai direktur baru, melengkapi formasi kepemimpinan Perseroan.

Strategi Jitu Sampoerna: Rombak Direksi Demi Pertumbuhan Agresif!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan keyakinannya bahwa formasi direksi yang baru ini akan semakin memperkokoh posisi Perseroan dalam menavigasi tantangan industri dan mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. "Saya meyakini bahwa pengalaman luas dan kapabilitas mumpuni yang dimiliki oleh Houria, Reno, dan Rianto akan menjadi aset berharga bagi Tim Manajemen dan Direksi. Ini krusial untuk mendorong kinerja Perseroan dan memantapkan pencapaian strategi jangka panjang Sampoerna," tegas Ivan dalam keterangan resminya yang diterima Haluannews.id, Jumat (27/2/2026).

Pada kesempatan yang sama, Ivan Cahyadi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gunnar Beckers dan Sergio Colarusso atas dedikasi dan kepemimpinan mereka selama menjabat di Sampoerna. "Dengan rekam jejak yang solid, ketajaman dalam pengambilan keputusan, serta integritas yang tak diragukan, keduanya telah memberikan kontribusi vital bagi Perseroan dan berperan penting dalam mempertahankan dominasi Sampoerna di pasar," pungkas Ivan.

Houria Raselma mengawali kariernya sebagai Brand Manager di Philip Morris International (PMI) Aljazair pada tahun 2012. Sejak saat itu, ia secara konsisten mendorong inovasi dalam berbagai merek, portofolio produk, dan transformasi digital untuk afiliasi PMI di wilayah Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika, menunjukkan kapabilitasnya dalam pengembangan pasar.

Sementara itu, Reno Bontemps, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di sektor keuangan, telah memegang beragam posisi strategis, mulai dari perencanaan strategi, bisnis, hingga anggaran. Posisi terakhirnya adalah Direktur Keuangan PMI untuk kawasan Timur Tengah, mengindikasikan keahliannya dalam manajemen finansial korporasi.

Adapun Rianto Probo Hartono, yang telah mengabdi selama 18 tahun di Sampoerna, memiliki rekam jejak yang sangat kuat di berbagai fungsi strategis. Ini termasuk bidang hubungan eksternal dan perencanaan komersial, menjadikannya sosok yang memahami seluk-beluk operasional dan strategis Perseroan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar