Strategi Jitu Allo Bank: Laba BBHI Meroket 23%, Investor Wajib Tahu!

Haluannews Ekonomi – PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), salah satu pemain kunci di sektor perbankan digital, berhasil mencatatkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Bank ini melaporkan lonjakan laba bersih yang signifikan, mengukuhkan posisinya di tengah persaingan industri yang ketat.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi terbaru yang diakses Haluannews.id, laba bersih BBHI tercatat sebesar Rp574,26 miliar per 31 Desember 2025. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan sebesar 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana laba bersih tercatat Rp467,1 miliar. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis yang diterapkan perseroan.

Strategi Jitu Allo Bank: Laba BBHI Meroket 23%, Investor Wajib Tahu!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pencapaian laba yang solid ini tak lepas dari peningkatan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 29% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp1,44 triliun. Sejalan dengan itu, pendapatan operasional bank juga menunjukkan kenaikan drastis sebesar 65% yoy, mencapai Rp542,57 miliar, menandakan efisiensi operasional yang membaik atau diversifikasi sumber pendapatan.

Dari sisi fungsi intermediasi, Allo Bank berhasil meningkatkan penyaluran kreditnya menjadi Rp9,1 triliun, menunjukkan ekspansi portofolio yang sehat. Peningkatan ini sejalan dengan upaya bank untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas melalui platform digitalnya.

Meski demikian, pertumbuhan bisnis juga diiringi dengan peningkatan beban bunga yang tercatat sebesar Rp423,26 miliar, naik dari Rp369,43 miliar pada periode sebelumnya. Hal ini mungkin mencerminkan peningkatan biaya dana seiring dengan ekspansi liabilitas atau kondisi pasar.

Kendati ekspansi kredit dilakukan, manajemen risiko Allo Bank tampak efektif dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) nett yang terjaga rendah di angka 0,6%. Sementara itu, NPL gross juga berada pada level yang terkendali di 1,6%, mengindikasikan kualitas aset yang baik.

Per akhir tahun 2025, total aset BBHI tercatat sebesar Rp18,47 triliun. Komposisi neraca menunjukkan liabilitas sebesar Rp10,96 triliun dan ekuitas yang solid mencapai Rp7,50 triliun. Kinerja positif ini menunjukkan kapasitas Allo Bank dalam mengelola pertumbuhan bisnis dan menjaga profitabilitas di tengah dinamika pasar perbankan digital.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar