Sarang Walet Terbang ke Bursa! IPO Bidik Dana Segar Ratusan Miliar

Sarang Walet Terbang ke Bursa! IPO Bidik Dana Segar Ratusan Miliar

Haluannews Ekonomi – PT Abadi Lestari Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang budidaya sarang burung walet, berencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Perusahaan berencana menawarkan sebanyak 625 juta lembar saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham kepada publik.

COLLABMEDIANET

Harga penawaran saham perdana ini ditetapkan dalam kisaran Rp150 hingga Rp168 per lembar saham. Dengan demikian, perusahaan membidik perolehan dana segar maksimal mencapai Rp105 miliar dari aksi korporasi ini.

Sarang Walet Terbang ke Bursa! IPO Bidik Dana Segar Ratusan Miliar
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut prospektus perusahaan, dana yang berhasil dihimpun dari IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dialokasikan untuk dua tujuan utama. Sekitar 56,33% akan digunakan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet, sementara sisanya sekitar 43,67% akan disetorkan sebagai penyertaan modal ke PT Realfood Winta Asia untuk tujuan yang sama, yaitu pembelian sarang burung walet.

Emiten yang akan menggunakan kode saham RLCO ini mencatatkan kinerja keuangan yang menggembirakan. Pada 31 Mei 2025, perusahaan membukukan laba kotor sebesar Rp52,78 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp36,58 miliar. Laba periode berjalan juga melonjak tajam menjadi Rp12,38 miliar, dari sebelumnya Rp1,82 miliar.

Dalam proses IPO ini, PT Samuel Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara itu, penjamin emisi efek lainnya akan ditentukan kemudian.

Jadwal IPO direncanakan pada 8 Desember 2025, dengan masa penawaran awal (book building) dimulai sejak hari ini, 24 November 2025, dan akan berlangsung hingga 26 November 2025.

Menariknya, jajaran kepengurusan Abadi Lestari Indonesia diisi oleh tokoh perbankan senior, yaitu Achmad Baiquni, mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), yang menjabat sebagai Komisaris Utama. Posisi Direktur Utama dipegang oleh Edwin Pranata, yang merupakan suami dari Jenifer Puspitasari Widjaja, yang juga menjabat sebagai Komisaris perusahaan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar