Saham INDS Melesat 422%! Rahasia Ekspansi ke Timur Tengah Terkuak

Saham INDS Melesat 422%! Rahasia Ekspansi ke Timur Tengah Terkuak

Haluannews Ekonomi – PT Indospring Tbk (INDS), produsen komponen otomotif terkemuka, mengumumkan strategi ekspansi pasar ekspornya yang ambisius menuju kawasan Timur Tengah. Pengumuman ini datang di tengah lonjakan harga saham perseroan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, menarik perhatian investor.

COLLABMEDIANET

Perseroan membidik pasar Timur Tengah karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar dan relevansi tinggi dengan portofolio produk yang ditawarkan INDS. Karakteristik pasar di kawasan tersebut, terutama dominasi kendaraan komersial dan truk merek Jepang dengan spesifikasi dan model yang identik, sangat mirip dengan kondisi pasar domestik Indonesia.

Saham INDS Melesat 422%! Rahasia Ekspansi ke Timur Tengah Terkuak
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Kami melihat pasar Timur Tengah memiliki karakteristik yang serupa dengan Indonesia, khususnya pada dominasi truk merek Jepang yang memiliki spesifikasi dan model identik. Oleh karena itu, strategi Perseroan tahun ini akan berfokus pada ekspansi ekspor ke wilayah Timur Tengah dan Asia Tengah," demikian pernyataan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 9 Februari 2026.

Secara terpisah, Direktur INDS, Bob Budiono, menjelaskan bahwa pendapatan perseroan saat ini ditopang oleh tiga pilar utama. Ketiga pilar tersebut meliputi pasar Original Equipment Manufacturer (OEM) domestik, pasar suku cadang pengganti atau aftermarket, serta pasar ekspor yang terus dikembangkan.

Untuk pasar dalam negeri, INDS akan memfokuskan lini produk Fastener (U-bolt) untuk segmen aftermarket pada tahun ini. Meskipun demikian, perseroan tidak menutup peluang untuk melakukan investasi tambahan guna memproduksi fastener non-otomotif, sebagai bagian dari pengembangan bisnis dan diversifikasi di masa mendatang.

"Strategi ini sejalan dengan target Perseroan untuk menembus jajaran tiga besar di pasar domestik, sekaligus menjadikannya motor pertumbuhan utama di masa mendatang," tegas Bob.

Terkait proyeksi industri, Bob Budiono optimistis terhadap prospek pasar suku cadang kendaraan bermotor. Menurutnya, pasar ini akan terus bertumbuh seiring dengan tren positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), proyeksi penjualan mobil nasional pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 850.000 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 5,4% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 803.687 unit.

Sejalan dengan sentimen positif dari rencana ekspansi dan prospek industri, saham INDS terpantau menguat 9,77% menjadi Rp1.180 per saham pada pukul 14.55 WIB hari ini. Secara year-to-date (ytd), kinerja saham INDS telah melonjak fantastis sebesar 422,12%, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp7,74 triliun.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar