Saham Astra Meledak 10%! Dividen Jumbo di Depan Mata?

Saham Astra Meledak 10%! Dividen Jumbo di Depan Mata?

Haluannews Ekonomi – Harga saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengalami lonjakan signifikan pada sesi pertama perdagangan Senin (19/8/2025), melejit 10,45% atau 525 poin ke level Rp 5.550 per saham. Fenomena ini menarik perhatian pelaku pasar, dengan total transaksi mendekati Rp 1 triliun yang melibatkan 181 juta saham. Kapitalisasi pasar Astra pun mencapai angka fantastis, yakni Rp 224,6 triliun. Haluannews.id mencatat, saham ASII juga menjadi incaran investor asing pekan lalu dengan nilai transaksi mencapai Rp 228,4 miliar.

COLLABMEDIANET

Meskipun laba Astra Internasional pada semester I/2025 mengalami perlambatan sebesar 2,15% (yoy) menjadi Rp 15,51 triliun, prospek dividen perusahaan raksasa ini tetap menjanjikan. Sejarah panjang ASII yang konsisten membagikan dividen sejak 2003, dengan skema dua tahap (interim dan final), menjadi daya tarik tersendiri. Koreksi harga saham ASII hingga hampir 30% dalam tiga tahun terakhir membuat imbal hasil dividen menjadi sangat menarik, diperkirakan mencapai 8%-10%.

Saham Astra Meledak 10%! Dividen Jumbo di Depan Mata?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Berdasarkan laba semester I/2025, dengan asumsi payout ratio 60%, potensi dividen per lembar saham yang bisa diterima investor diperkirakan mencapai Rp 459,89. Jika mengikuti pola pembagian dividen sebelumnya, dividen interim diperkirakan sekitar Rp 137,97 dan dividen final Rp 321,92.

Pertumbuhan pendapatan Astra yang hanya naik tipis 1,81% menjadi Rp 162,86 triliun (semester I/2025) didorong oleh kinerja positif segmen alat berat dan pertambangan (naik 7,76% yoy). Sebaliknya, segmen otomotif justru menjadi beban, dengan penurunan pendapatan 8,13% yoy. Segmen agrikultur mencatatkan pertumbuhan paling signifikan (40,09% yoy), sementara segmen properti mengalami penurunan paling tajam (8,85% yoy).

Hingga 30 Juni 2025, aset ASII tercatat Rp 487,79 triliun, liabilitas Rp 209,04 triliun, dan ekuitas Rp 278,75 triliun. Lonjakan harga saham ASII hari ini menimbulkan pertanyaan: apakah ini sinyal kuat akan dividen jumbo yang akan dibagikan? Ataukah ada faktor lain yang mendorong kenaikan harga saham emiten otomotif ini?

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar