Rupiah Perkasa! Dolar AS Keok di Akhir Pekan

Rupiah Perkasa! Dolar AS Keok di Akhir Pekan

Haluannews Ekonomi – Nilai tukar rupiah menunjukkan tajinya di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Sentimen positif dari pertumbuhan uang beredar (M2) yang solid dan melemahnya indeks dolar AS menjadi katalis utama penguatan mata uang Garuda.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data Refinitiv, Jumat (21/11/2025), rupiah berhasil mengungguli dolar AS dengan apresiasi sebesar 0,21%, bertengger di level Rp16.690 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah sempat stagnan di posisi Rp16.725 per dolar AS, sama dengan level penutupan perdagangan sebelumnya.

Rupiah Perkasa! Dolar AS Keok di Akhir Pekan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang menjadi tolok ukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,11% ke level 100.058 pada pukul 15.00 WIB.

Penguatan rupiah ini didorong oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang mendukung. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan perkembangan uang beredar (M2) periode Oktober 2025 yang tetap tumbuh kuat. Posisi M2 mencapai Rp9.783,1 triliun, tumbuh 7,7% (year-on-year/yoy), sedikit melambat dari bulan sebelumnya yang mencatatkan pertumbuhan 8,0% (yoy). Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan M1 sebesar 11,0% (yoy) dan uang kuasi yang meningkat 5,5% (yoy), mengindikasikan likuiditas perekonomian yang masih ekspansif dan mendukung aktivitas domestik.

Dari sisi eksternal, pelemahan dolar AS memberikan angin segar bagi rupiah. Indeks dolar (DXY) tercatat turun, setelah pasar kembali mengurangi minat terhadap greenback. Penundaan rilis data tenaga kerja AS (NFP) akibat government shutdown juga menambah ketidakpastian arah kebijakan The Fed, sehingga investor cenderung mengurangi kepemilikan dolar AS.

Situasi ini membuat indeks dolar gagal mempertahankan momentum penguatannya dan terperosok ke zona merah. Kondisi global yang lebih kondusif terhadap aset berisiko, ditambah likuiditas domestik yang tetap terjaga, menjadi pendorong utama penguatan rupiah pada perdagangan hari ini.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar