Rp 17,8 T Lenyap dari Bursa RI Pasca MSCI & Moody’s!

Rp 17,8 T Lenyap dari Bursa RI Pasca MSCI & Moody's!

Haluannews Ekonomi – Tekanan signifikan tengah membayangi pasar keuangan domestik Indonesia menyusul pengumuman krusial dari lembaga pemeringkat MSCI dan Moody’s pada 27 Januari lalu. Data terbaru dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) mengungkapkan adanya arus modal asing keluar (capital outflow) dari pasar saham Tanah Air yang mencapai angka fantastis, yakni USD 1,38 miliar. Jumlah ini setara dengan sekitar Rp 17,8 triliun, yang tercatat dalam kurun waktu 30 hari terakhir.

COLLABMEDIANET

Arus keluar modal sebesar itu mengindikasikan adanya sentimen kehati-hatian, bahkan potensi kekhawatiran, di kalangan investor asing pasca evaluasi yang dilakukan oleh dua lembaga global tersebut. Pengumuman dari MSCI, yang seringkali berkaitan dengan rebalancing indeks global, dan Moody’s, sebagai penilai risiko kredit suatu negara, memiliki daya ungkit besar terhadap persepsi investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas pasar keuangan suatu negara. Kondisi ini secara langsung memberikan tekanan pada kinerja indeks saham domestik, memicu aksi jual yang masif dan berpotensi mengikis valuasi aset-aset di bursa efek.

Rp 17,8 T Lenyap dari Bursa RI Pasca MSCI & Moody's!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

LPEM FEB UI menyoroti bahwa besaran outflow ini, yang terkonsentrasi di pasar saham, menjadi indikator penting yang perlu dicermati oleh otoritas moneter dan fiskal. Stabilitas rupiah dan kemampuan menarik investasi asing langsung (FDI) dapat terpengaruh jika tren penarikan modal ini berlanjut. Analisis mendalam mengenai fenomena ini serta implikasinya terhadap perekonomian nasional telah dibahas dalam program Power Lunch Haluannews.id yang tayang pada Jumat, 27 Februari 2026, menyajikan perspektif komprehensif dari para ekonom terkait dinamika pasar modal Indonesia.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar