Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia menorehkan sejarah baru. Pada Senin (11/8/2025), Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Phintraco Sekuritas sebagai liquidity provider (LP) pertama. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dalam konferensi pers perayaan HUT reaktifasi pasar modal Indonesia. Langkah ini merupakan tonggak penting dalam upaya BEI menciptakan pasar yang lebih likuid, efisien, dan menarik bagi investor domestik maupun internasional.

Related Post
Iman Rachman menjelaskan bahwa penunjukan Phintraco Sekuritas sebagai LP merupakan salah satu dari sederet capaian BEI sejak Januari 2020. Prestasi lain yang diungkap termasuk perdagangan karbon yang telah mencatat transaksi hampir 50 ribu ton CO2 equivalent senilai Rp 4 miliar sejak dibuka untuk investor asing pada Januari 2024. BEI juga telah memperluas pilihan investasi dengan meluncurkan kontrak berjangka indeks asing bekerja sama dengan MSCI Hong Kong pada September 2023, serta menerbitkan structured warrant tipe call dan put, dan single stock futures dengan nilai kontrak Rp 1 miliar. BEI juga melakukan sejumlah penyesuaian regulasi, seperti penyesuaian Auto Rejection Bawah (ARB) dan trading halt.

Sebelumnya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Irvan Cahyadi, mengungkapkan bahwa menjadi LP merupakan lini bisnis baru bagi Anggota Bursa (AB). Syarat utama menjadi LP adalah memiliki modal kerja minimal Rp 100 miliar dan telah melalui proses review dan audit ketat oleh BEI. Kehadiran LP diharapkan mampu meningkatkan likuiditas pasar, menciptakan harga yang lebih wajar, dan pada akhirnya menarik lebih banyak partisipasi investor.
Dengan adanya Phintraco Sekuritas sebagai LP pertama, diharapkan akan semakin banyak AB lain yang tertarik untuk mengikuti jejaknya. Langkah ini menjadi bukti komitmen BEI dalam memodernisasi dan mengembangkan pasar modal Indonesia agar semakin kompetitif di kancah global.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar