Rahasia ‘Serigala Penyendiri’ Kuasai China, Harta Rp 1.141 T!

Rahasia 'Serigala Penyendiri' Kuasai China, Harta Rp 1.141 T!

Haluannews Ekonomi – Kisah Zhong Shanshan, konglomerat asal China, adalah bukti nyata bahwa kekayaan fantastis bisa bersemi dari sektor yang tak terduga: air minum dalam kemasan. Pria yang kini menduduki peringkat teratas sebagai orang terkaya di Negeri Tirai Bambu ini, dengan aset bersih mencapai US$ 67,8 miliar atau setara Rp 1.141 triliun (berdasarkan kurs 16/829/US$) menurut pemeringkatan Forbes China’s 100 Richest, memulai imperiumnya dari titik nol, bahkan sempat merasakan pahitnya kemiskinan. Bisnis air minum kemasan Nongfu Spring yang ia rintis sejak 1996 menjadi fondasi utama kekayaannya, namun perjalanannya jauh lebih berliku dari sekadar menjual air.

COLLABMEDIANET

Masa muda Zhong Shanshan diwarnai turbulensi. Pada usia 10 tahun, ia menyaksikan langsung orang tuanya menjadi korban represi pemerintah, sebuah pengalaman pahit yang memaksanya putus sekolah dan harus banting tulang sejak dini. Berbagai pekerjaan kasar seperti tukang batu dan tukang kayu pernah ia lakoni. Namun, jiwa kewirausahaannya tak bisa dibendung. Setelah sempat mengenyam pendidikan jurnalistik, pada 1988 ia mencoba peruntungan di industri media dengan mendirikan koran Pacific Post. Sayangnya, upaya ini kandas.

Rahasia 'Serigala Penyendiri' Kuasai China, Harta Rp 1.141 T!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kegagalan tak lantas mematahkan semangatnya. Zhong terus mencoba berbagai sektor, mulai dari budidaya tiram, jamur, kura-kura, hingga udang. Namun, serangkaian bisnis ini pun bernasib sama: gulung tikar. Titik balik baru terjadi pada tahun 1996, ketika ia melihat peluang emas di pasar air minum mineral. Dengan keyakinan bahwa kebutuhan akan air bersih adalah fundamental dan tak pernah surut, ia mendirikan Nongfu Spring, sebuah keputusan yang kelak mengubah nasibnya secara drastis.

Keberhasilan Nongfu Spring tidak lepas dari strategi pemasaran yang cerdik dan diferensiasi produk yang kuat. Mengutip laporan South China Morning Post, di tengah persaingan ketat, Zhong Shanshan memilih jalur berbeda. Saat para kompetitor fokus pada air sulingan pabrik, Nongfu Spring justru menawarkan air murni langsung dari sumber pegunungan. Pendekatan ini memberikan keunggulan kompetitif berupa kesegaran alami yang disukai konsumen, dengan cepat mengantarkan Nongfu menjadi penguasa pasar dan menobatkan Zhong sebagai "Raja Air Mineral" di China.

Puncak keberhasilan finansial Nongfu terjadi pada tahun 2020 saat perusahaan resmi melantai di Bursa Saham China. Momen ini secara signifikan mendongkrak kekayaan Zhong Shanshan, dari estimasi US$ 16 miliar (sekitar Rp 250 triliun) menjadi lebih dari US$ 50 miliar (sekitar Rp 780 triliun) dalam waktu singkat. Tak berhenti di situ, Zhong juga melakukan diversifikasi strategis ke sektor kesehatan melalui perusahaannya, Wantai Biological. Perusahaan ini memproduksi vaksin dan alat diagnostik, yang permintaannya melonjak drastis selama pandemi Covid-19, semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu taipan terkaya.

Di balik gemerlap kekayaannya, Zhong Shanshan dikenal sebagai sosok yang anomali di kalangan konglomerat. Ia menolak gaya hidup mewah, lebih memilih kesederhanaan. Laporan Haluannews.id dan Insider menyebutkan bahwa ia hanya memiliki satu apartemen sebagai tempat tinggal, sering terlihat makan sendirian di kafe sederhana, dan berpenampilan kasual ala Mark Zuckerberg dengan kaus dan sepatu kets. Julukan "The Lone Wolf" atau "Serigala Penyendiri" melekat padanya karena sifatnya yang misterius dan enggan tampil di hadapan publik atau diwawancarai media.

Keterasingannya juga tercermin dari sikapnya yang tidak terafiliasi dengan lingkaran politik maupun komunitas pebisnis elit, serta menjaga ketat privasi kehidupan pribadi dan keluarganya. Namun, karakteristik "serigala penyendiri" ini tidak menghalangi Zhong Shanshan untuk membangun dan mempertahankan dominasi bisnisnya, membuktikan bahwa strategi unik dan ketekunan adalah kunci untuk mengukir sejarah ekonomi di China.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar