Rahasia Kaya Raya: 7 Insentif Menggiurkan untuk Perusahaan Ramah Lingkungan!

Rahasia Kaya Raya: 7 Insentif Menggiurkan untuk Perusahaan Ramah Lingkungan!

Haluannews Ekonomi – Pemerintah gencar mendorong perusahaan untuk berinvestasi di bursa karbon Indonesia (IDX Carbon). Buktinya? Tujuh insentif menggiurkan telah disiapkan bagi perusahaan yang serius mengurangi emisi karbon mereka. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan hal ini saat peluncuran perdagangan karbon internasional di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/1/2025).

COLLABMEDIANET

"Insentif fiskal menjadi andalan," tegas Hanif. Ia merinci, perusahaan yang berinvestasi di teknologi ramah lingkungan dan energi terbarukan akan mendapatkan keringanan pajak, seperti pengurangan pajak atau tax holiday, dan tax allowance. Tak hanya itu, skema pembiayaan hijau dengan bunga rendah juga tersedia melalui bank dan pemerintah, khusus untuk proyek-proyek lingkungan, termasuk energi terbarukan.

Rahasia Kaya Raya: 7 Insentif Menggiurkan untuk Perusahaan Ramah Lingkungan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pemerintah juga menyediakan dana dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk proyek inovasi, rehabilitasi lingkungan, pengendalian pencemaran, dan berbagai aksi lingkungan lainnya. Kredit usaha hijau pun tersedia, tak terkecuali bagi UMKM.

Insentif non-fiskal juga tak kalah menarik. Pemerintah akan memberikan green label bagi perusahaan yang memenuhi syarat, meningkatkan daya saing produk mereka di pasar. Perizinan usaha juga akan dipermudah. Kerja sama melalui program corporate social responsibility (CSR) lingkungan juga difasilitasi pemerintah.

"Perdagangan karbon yang diluncurkan hari ini diharapkan menjadi katalis percepatan kepedulian lingkungan di dunia usaha," tambah Hanif.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menambahkan, BEI juga memberikan insentif bagi perusahaan yang berpartisipasi di IDX Carbon. "Pembebasan biaya administrasi, biaya pencatatan unit karbon, dan tanpa membership fee serta annual fee bagi pembeli karbon," jelas Iman. BEI bahkan menyediakan IDX Net Zero Incubator untuk membantu perusahaan menghitung jejak karbon mereka.

IDX Carbon sendiri telah mencatat peningkatan signifikan jumlah peserta, dari 16 peserta pada 26 September 2023 menjadi 104 peserta saat ini. Perdagangan karbon internasional ini diharapkan mampu menarik investor global dan memperkuat posisi Indonesia di pasar karbon dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar