Putar Balik Strategi: FITT Batal Akuisisi, Saham Anjlok ARB!

Putar Balik Strategi: FITT Batal Akuisisi, Saham Anjlok ARB!

Haluannews Ekonomi – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), emiten yang bergerak di sektor perhotelan dengan basis operasional di Majalengka, baru-baru ini mengumumkan keputusan strategis yang mengejutkan pasar. Perseroan secara resmi membatalkan rencana akuisisi terhadap PT Poseidon Shipping Indonesia (PSI), sebuah langkah yang langsung direspons negatif oleh bursa, membuat harga saham FITT anjlok menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Selasa (10/3/2026).

COLLABMEDIANET

Sebelumnya, FITT telah menunjukkan minat ekspansi ke sektor maritim melalui rencana pembelian saham PT Anaga Group Indonesia (AGI) di PSI. Kesepakatan awal ini terangkum dalam Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) yang diteken pada 3 Februari 2026, menandai potensi diversifikasi bisnis emiten hotel ini ke sektor yang berbeda.

Putar Balik Strategi: FITT Batal Akuisisi, Saham Anjlok ARB!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, dalam perkembangan terbaru yang diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, manajemen FITT memutuskan untuk tidak melanjutkan proses akuisisi tersebut. Pembatalan ini, menurut keterangan perseroan, didasari oleh evaluasi mendalam terhadap potensi manfaat transaksi dan dampaknya terhadap keberlangsungan usaha (going concern) FITT di masa mendatang. Sebuah pertimbangan krusial yang mengedepankan stabilitas fundamental perusahaan.

Saat ini, kedua belah pihak yang terikat dalam PPJB sedang dalam tahap penyelesaian administrasi untuk mengakhiri perjanjian tersebut secara resmi, memastikan transisi yang lancar pasca-pembatalan.

Manajemen FITT menegaskan bahwa keputusan ini tidak akan memberikan dampak material signifikan terhadap kegiatan operasional inti perseroan. FITT berkomitmen untuk terus menjalankan bisnis perhotelannya seperti biasa, sembari aktif mengevaluasi berbagai peluang strategis lain untuk pengembangan usaha dan peningkatan nilai bagi pemegang saham di masa mendatang, demikian dilaporkan Haluannews.id.

Terlepas dari klaim manajemen, pasar merespons negatif kabar ini. Pada penutupan perdagangan Selasa (10/3/2026), saham FITT langsung ambruk 14,39%, menyentuh level Rp595 per saham, yang merupakan batas auto rejection bawah (ARB). Kondisi ini menyebabkan kapitalisasi pasar perseroan terkoreksi menjadi Rp776,04 miliar, mencerminkan kekecewaan investor terhadap perubahan arah strategi perusahaan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar