Perebutan Rupiah: Menko Airlangga Ungkap Strategi Jitu!

Perebutan Rupiah: Menko Airlangga Ungkap Strategi Jitu!

Haluannews Ekonomi – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan tanggapannya terkait persaingan likuiditas antara pemerintah dan perbankan. Persaingan ini dipicu oleh tingginya suku bunga acuan yang membuat perbankan harus bersaing ketat dengan instrumen pemerintah seperti ORI yang menawarkan imbal hasil di atas 6%. Situasi ini, menurut Airlangga, membutuhkan diskusi dengan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, mengingat suku bunga tinggi AS turut memengaruhi arus modal asing dan suku bunga domestik.

COLLABMEDIANET

Namun, Airlangga menekankan bahwa biaya pendanaan perbankan seharusnya bisa lebih rendah, mengingat inflasi Indonesia yang terkendali di angka 1,5%. Pemerintah, lanjutnya, memberikan subsidi bunga 6% untuk KUR, sehingga kelas menengah tetap bisa mengakses kredit murah. Lebih dari itu, pemerintah mendorong peningkatan kelas debitur KUR agar tak hanya berkutat di sektor perdagangan dan jasa, namun juga merambah manufaktur.

Perebutan Rupiah: Menko Airlangga Ungkap Strategi Jitu!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Kita patok bunga KUR di 6%, sisanya disubsidi pemerintah," ujar Airlangga dalam BNI Investor Daily Round Table di Hotel Mulia, Rabu (15/1/2025). Subsidi serupa juga diberikan untuk sektor produktif, bahkan hingga kredit investasi Rp 10 miliar dengan bunga efektif di bawah 4% atau 3% setelah subsidi. Hal ini, menurutnya, diperlukan untuk revitalisasi industri, khususnya furnitur, alas kaki, garmen, dan makanan minuman, agar lebih efisien dan kompetitif. Dengan strategi ini, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri dalam negeri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar