Pelajaran Pahit LIBOR: BI Resmikan INDONIA, Pasar Uang RI Berubah Total!

Pelajaran Pahit LIBOR: BI Resmikan INDONIA, Pasar Uang RI Berubah Total!

Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) secara resmi mengumumkan penghentian publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026. Langkah strategis ini menandai era baru bagi pasar keuangan domestik, di mana Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) akan didorong sebagai acuan utama yang menggantikan JIBOR, sebuah reformasi fundamental untuk meningkatkan transparansi dan stabilitas.

COLLABMEDIANET

Kepala Grup Departemen Pengembangan Pasar Keuangan (DPPK) BI, Arief Rachman, menjelaskan bahwa reformasi ini merupakan respons serius terhadap terkuaknya skandal manipulasi London Interbank Offered Rate (LIBOR) pada tahun 2012. Ia menyoroti kerentanan suku bunga acuan yang dibentuk berdasarkan harga penawaran, bukan transaksi riil di pasar, yang sangat rentan terhadap praktik penipuan atau "fraud".

Pelajaran Pahit LIBOR: BI Resmikan INDONIA, Pasar Uang RI Berubah Total!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Karena sifatnya ini merupakan suku bunga yang berdasarkan overtrade yang ditawarkan. Jadi mereka bisa mengubah," ujar Arief dalam Taklimat Media, Rabu (7/1/2026), seperti dikutip dari Haluannews.id. "Yang kejadian waktu itu, kejadian tahun 2012, yang terungkap tahun 2012 itu, bank-bank kontributor. Jadi ada beberapa bank besar global itu menjadi kontributor."

Pada masa itu, LIBOR telah menjadi patokan suku bunga utama di pasar keuangan global selama puluhan tahun. Namun, pada tahun 2012, terungkap bahwa sejumlah bank besar dunia melakukan rekayasa atau "rigging" LIBOR. Mereka secara sengaja menaikkan atau menurunkan kuotasi bunga sesuai dengan posisi keuangan mereka sendiri. Karena LIBOR dihitung dari rata-rata sederhana penawaran bank kontributor, praktik ini memungkinkan suku bunga acuan diatur tanpa mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya.

"Ketika dia banyak mengutang, orang untung harganya dinaikin. Jadi overnya yang sebenarnya 50, dinaikin jadi 100. Padahal nanti kalau jualan enggak 100, jadi 50. Jadi mereka gitu ya, ada beberapa bank baru bersekongkol, nah, ketahuan. Ketahuan, bahwa ini dia namanya rigging," tambah Arief, menjelaskan modus operandi manipulasi tersebut.

Berangkat dari skandal tersebut, forum multilateral G20 pada tahun 2013 menugaskan Financial Stability Board (FSB) untuk merancang ulang kerangka reformasi suku bunga acuan global. Hasilnya, negara-negara didorong untuk meninggalkan patokan berbasis penawaran dan beralih ke suku bunga bebas risiko (Risk-Free Rate/RFR) yang berlandaskan transaksi nyata. Amerika Serikat, misalnya, beralih ke Secured Overnight Financing Rate (SOFR) pada 2017, Singapura ke Singapore Overnight Rate Average (SORA) pada 2020, Jepang dengan Tokyo Overnight Average Rate (TONAR) pada 2016, dan Thailand dengan Thai Overnight Repurchase Rate (THOR) pada 2020.

Di Indonesia, Bank Indonesia telah mulai mempublikasikan Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) sejak 1 Agustus 2018. Data INDONIA tersedia setiap hari kerja pukul 19.30 WIB melalui situs web Bank Indonesia. Dengan basis transaksi pasar yang kuat, INDONIA diharapkan dapat mengambil alih peran JIBOR tenor overnight sebagai patokan suku bunga di pasar uang.

INDONIA sendiri merupakan indeks suku bunga atas transaksi pinjam-meminjam rupiah tanpa agunan yang dilakukan antarbank untuk jangka waktu overnight di Indonesia. Arief Rachman menegaskan bahwa dengan menggunakan harga transaksi aktual, INDONIA lebih akurat dalam merefleksikan kondisi likuiditas dan dinamika pasar uang yang sesungguhnya.

"Karena itu lebih mencadangkan kondisi di pasar. Kalau kita balik ke depan, yang selain itu referensi harus bisa dipercaya dan bisa menjadi referensi dan transport. Jadi yang lebih memenuhi syarat sebagai sumber yang bisa menjadi acuan," jelas Arief.

Untuk tenor non-overnight, BI kini mengadopsi konsep INDONIA terkompon (compounded INDONIA), yaitu bunga hasil penggabungan (compounding) INDONIA selama periode tertentu. "Dengan menggunakan, untuk berbagai tenor, dengan menggunakan data INDONIA Index. Jadi, untuk yang overnight namanya INDONIA. Yang untuk non-overnight namanya sekarang compounded INDONIA," pungkasnya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar