Pangkas Nilai Aset! PTPP Siapkan Jurus Jitu Jelang Merger BUMN

Pangkas Nilai Aset! PTPP Siapkan Jurus Jitu Jelang Merger BUMN

Haluannews Ekonomi – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) secara agresif mempersiapkan diri menghadapi rencana konsolidasi besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya. Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengungkapkan bahwa perseroan telah menjalin komunikasi intensif dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai bagian integral dari strategi integrasi ini.

COLLABMEDIANET

Dalam acara Earnings Call tahun buku 2025, Selasa (7/4/2026), Novel Arsyad menjelaskan bahwa langkah persiapan ini merupakan amanat dari Danantara. Tujuannya jelas: mengembalikan fokus BUMN Karya ke bisnis inti mereka, yaitu konstruksi. "Sebelum melaksanakan integrasi BUMN Karya atau merger yang akan dilakukan oleh Danantara, tentunya apa yang diinginkan adalah bagaimana kita memastikan keterbukaan penuh, evaluasi yang lebih detail sebelum merger itu dilakukan," ujar Novel, menekankan pentingnya transparansi dan penilaian mendalam.

Pangkas Nilai Aset! PTPP Siapkan Jurus Jitu Jelang Merger BUMN
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Untuk mencapai tujuan tersebut, PTPP diwajibkan menuntaskan berbagai bisnis non-inti, baik melalui penyesuaian investasi maupun langkah divestasi aset. "Sehingga benar-benar murni kembali ke kor bisnis dengan organisasi yang cukup ramping," tambahnya. Proses ini juga melibatkan percepatan strategi melalui "one-off adjustment" yang telah tercermin dalam laporan keuangan perseroan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan penguatan fundamental, PTPP melakukan penurunan nilai aset (impairment) secara signifikan pada laporan keuangan tahun buku 2025. Langkah ini, menurut Novel, adalah cerminan keterbukaan PTPP mengenai kondisi fundamental perseroan.

Senada, Direktur Keuangan PTPP, Agus Purbianto, menambahkan bahwa penyesuaian nilai buku ini merupakan fase krusial yang harus dilalui sebelum restrukturisasi dan konsolidasi dapat dilaksanakan. "Setelah buku mencerminkan nilai wajarnya, tahap berikutnya adalah restrukturisasi. Tentunya setelah restrukturisasi selesai, kami akan dimerger. Ini adalah bagian dari tahapan awal," jelas Agus. Tujuannya adalah memastikan proses merger tidak mewariskan beban tersembunyi bagi entitas baru yang akan terbentuk.

Selain impairment aset, PTPP juga membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas piutang serta melakukan penyesuaian nilai persediaan. Ini merupakan bagian dari upaya penguatan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent. Strategi ini juga dibarengi dengan efisiensi organisasi dan pelepasan aset non-inti (asset recycling).

Manajemen PTPP menegaskan bahwa langkah-langkah strategis ini, meskipun memberikan tekanan pada kinerja keuangan konsolidasian tahun 2025, bukanlah indikasi adanya permasalahan operasional. Sebaliknya, ini adalah bagian integral dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat fundamental keuangan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta memastikan keberlanjutan usaha dan kualitas kinerja di masa depan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar